Jurnal Pelopor – Legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson, berharap masih bisa menyaksikan pembukaan stadion baru klub yang pernah ia bawa menuju kejayaan. Di usianya yang kini menginjak 84 tahun, Ferguson menyadari pembangunan stadion tersebut mungkin membutuhkan waktu cukup lama. Keinginan itu ia ungkapkan dalam buku terbarunya yang berjudul Games of My Life.
Berharap Pembangunan Segera Dimulai
Ferguson mengaku sempat memikirkan apakah dirinya masih hidup ketika stadion baru Manchester United akhirnya dibuka. Ia berharap pembangunan segera dimulai karena proyek yang berlangsung lima tahun akan membuat usianya mendekati 90 tahun. “Namun, saya tahu saya akan berada di upacara tersebut dengan satu atau lain cara, secara langsung atau dalam semangat,” tulis Ferguson.
MU Merencanakan Stadion Berkapasitas 100.000 Penonton
Manchester United sebelumnya mengumumkan rencana pembangunan stadion baru berkapasitas sekitar 100.000 penonton. Gagasan tersebut disampaikan salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, pada Februari 2024. Ratcliffe menilai stadion baru menjadi pilihan yang masuk akal untuk mendukung masa depan klub.
Rancangan Stadion Diperkenalkan pada 2025
Perusahaan arsitektur Foster+Partners memperkenalkan rancangan stadion baru Manchester United pada Maret 2025. Beberapa bulan kemudian, klub membeli lahan di sekitar Old Trafford dengan nilai 63,5 juta poundsterling. Meski demikian, Manchester United belum menetapkan jadwal pasti untuk memulai penggunaan stadion tersebut.
Target Penggunaan Stadion Masih Dinantikan
Manchester United sebelumnya sempat menargetkan perpindahan ke stadion baru pada 2030, tetapi rencana itu telah dibatalkan. Hingga kini, klub belum mengumumkan jadwal baru untuk penyelesaian proyek dan penggunaannya. MU juga berharap stadion tersebut dapat menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia Wanita 2035.
Old Trafford Menyimpan Kenangan Panjang
Ferguson memiliki hubungan panjang dengan Old Trafford, stadion yang menjadi saksi perjalanan kariernya bersama Manchester United. Ia pertama kali mengunjungi stadion tersebut pada 1984 untuk menyaksikan Celtic melawan Rapid Vienna dalam laga ulangan Piala Winners Eropa. Pertandingan itu dipindahkan ke Manchester setelah terjadi kericuhan suporter di Celtic Park.
Memimpin Manchester United Selama Puluhan Tahun
Dua tahun setelah kunjungan pertamanya, Ferguson ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada 1986. Selama menangani Setan Merah, ia memimpin 724 pertandingan di Old Trafford dan membangun salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub. Stadion tersebut menjadi saksi berbagai pencapaian yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu manajer paling berpengaruh di sepak bola Inggris.
Ferguson Tetap Mengikuti Perjalanan MU
Setelah pensiun sebagai manajer pada 2013, Ferguson tetap rutin menghadiri pertandingan Manchester United. Ia bahkan memiliki tempat duduk khusus di tribune direktur Old Trafford. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatannya sempat menjadi perhatian publik.
Menghadapi Sejumlah Persoalan Kesehatan
Pada Mei 2018, Ferguson mengalami pendarahan otak yang memerlukan penanganan medis serius. Kemudian, pada Mei 2026, ia meninggalkan Old Trafford menggunakan ambulans setelah mengalami masalah jantung tidak lama setelah tiba untuk menyaksikan pertandingan melawan Liverpool. Pada Agustus 2026, ia juga terlihat menghadiri pertandingan kandang MU dengan sepatu pelindung di kaki kirinya akibat cedera Achilles.
Penghormatan untuk Sang Legenda
Manchester United telah memberikan sejumlah penghormatan kepada Ferguson atas kontribusinya bagi klub. Pada November 2011, tribune utara Old Trafford berganti nama menjadi Sir Alex Ferguson Stand untuk memperingati 25 tahun kepemimpinannya. Setahun kemudian, klub meresmikan patung Ferguson di luar tribune tersebut, sebelum sebuah jalan di sekitar stadion dinamai Sir Alex Ferguson Way pada 2013.
Menanti Babak Baru Sejarah MU
Rencana pembangunan stadion baru menandai babak baru dalam perjalanan Manchester United. Bagi Ferguson, kesempatan menghadiri peresmiannya akan menjadi pengalaman istimewa setelah puluhan tahun menjadi bagian dari sejarah klub.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







