Jurnal Pelopor – Sejumlah pengunjung wanita melakukan aksi nekat di Kedai Marra, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Mereka terlihat menerobos akses yang telah ditutup pengelola demi mendapatkan foto di salah satu spot yang dinilai menarik.
Terekam CCTV Angkat Palang hingga Tendang Pagar
Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan rekamannya kemudian beredar. Dalam video, para pengunjung tampak mengangkat kayu yang digunakan sebagai palang pembatas untuk membuka akses yang sebelumnya telah ditutup.
Tak hanya itu, pagar pengaman di lokasi juga terlihat ditendang hingga terbuka. Padahal, di sekitar area tersebut sudah terpasang tanda larangan masuk yang seharusnya menjadi petunjuk bagi pengunjung untuk tidak melewati batas yang telah ditentukan.
Ironisnya, aksi tersebut dilakukan ketika Kedai Marra disebut belum melayani pengunjung. Para wanita itu diduga tetap masuk ke area yang telah ditutup demi mencari lokasi yang dianggap memiliki pemandangan menarik untuk diabadikan.
Demi Foto, Lewati Area Berisiko
Dalam rekaman yang beredar, pengunjung terlihat melewati area dengan medan yang cukup curam. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena akses memang sengaja ditutup oleh pihak pengelola dengan alasan keselamatan.
Pengelola menjelaskan, kondisi tanah di sekitar lokasi cukup ekstrem dan memiliki potensi membahayakan pengunjung. Karena itu, sejumlah pembatas dan tanda larangan masuk dipasang untuk mencegah orang memasuki area yang dianggap berisiko.
Aksi menerobos pembatas ini pun menjadi pengingat bagi para pengunjung agar tidak mengabaikan aturan hanya demi mendapatkan foto atau video. Spot menarik memang bisa menjadi daya tarik tersendiri, tetapi keselamatan tetap harus menjadi prioritas.
Pengelola Minta Pengunjung Patuhi Aturan
Keberadaan palang, pagar, maupun papan larangan masuk bukan sekadar pelengkap. Pembatas tersebut dipasang untuk melindungi pengunjung dari kemungkinan terjatuh atau mengalami kecelakaan di medan yang berbahaya.
Peristiwa di Kedai Marra sekaligus menjadi pelajaran bahwa mengejar foto terbaik tidak seharusnya dilakukan dengan mengorbankan keselamatan. Pengunjung diharapkan tetap mengikuti arahan pengelola dan tidak memasuki area yang telah dinyatakan tertutup.
Sebab, satu foto mungkin hanya memberikan kenangan beberapa saat, tetapi keselamatan merupakan hal yang jauh lebih berharga.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







