• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Anggaran MBG Tembus Rp153,2 Triliun hingga September

Program Makan Bergizi Gratis menyerap Rp153,2 triliun hingga September 2026, dengan cakupan sekitar 57 juta penerima manfaat di Indonesia.

musa by musa
10/10/2026
in Nasional
0
september
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap anggaran Rp 153,2 triliun hingga akhir September 2026. Program tersebut tercatat telah menjangkau sekitar 57 juta penerima manfaat, menurut paparan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Pemerintah juga menegaskan bahwa peningkatan anggaran perlu diikuti perbaikan pelaksanaan program.

Realisasi Anggaran MBG Capai Rp 153,2 Triliun

Suahasil menyampaikan perkembangan tersebut dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Ia menjelaskan bahwa realisasi anggaran MBG hingga akhir September mencapai Rp 153,2 triliun dengan cakupan 57 juta penerima manfaat. Data tersebut menjadi gambaran besarnya pelaksanaan program dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

Pemerintah menilai pelaksanaan MBG perlu terus disertai evaluasi agar anggaran digunakan secara efektif. Karena itu, Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan sejumlah pembenahan dalam operasional dapur penyedia makanan. Perbaikan tersebut mencakup aspek kebersihan, kelayakan layanan, dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Sebanyak 1.276 Dapur MBG Ditutup

Salah satu langkah perbaikan yang dilakukan BGN adalah mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat tersebut berkaitan dengan pemenuhan standar higiene dan sanitasi dalam pelayanan makanan. Pada September 2026, sebanyak 1.276 SPPG yang belum memiliki SLHS ditutup.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas layanan MBG. Selain memperhatikan jangkauan penerima manfaat, penyelenggara program juga perlu memastikan makanan dipersiapkan melalui fasilitas yang memenuhi persyaratan kebersihan. Dengan demikian, perluasan program diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan standar keamanan pangan.

Ratusan Dapur Baru Disiapkan Beroperasi

Di sisi lain, BGN juga membuka kembali sejumlah layanan untuk memperluas jangkauan program. Sebanyak 480 SPPG telah dibuka, terdiri atas 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ratusan dapur tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.

Suahasil menjelaskan bahwa penutupan dapur yang belum memenuhi ketentuan dapat berjalan beriringan dengan pembukaan layanan baru yang dibutuhkan masyarakat. Tujuan utamanya adalah memastikan anak-anak sekolah yang menjadi sasaran program memperoleh manfaat secara lebih tepat. Pemerintah pun mendorong agar pengelolaan layanan terus diperbaiki sesuai kebutuhan di lapangan.

Anggaran Akan Menyesuaikan Kebutuhan Program

Suahasil menegaskan bahwa besaran anggaran MBG ke depan akan menyesuaikan kebutuhan pelaksanaan program. Pemerintah akan mempertimbangkan kebutuhan riil seiring dengan pembenahan yang dilakukan BGN. Dengan pendekatan tersebut, alokasi anggaran diharapkan sejalan dengan kapasitas layanan dan jangkauan penerima manfaat.

Besarnya anggaran membuat pengawasan dan evaluasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG. Selain memastikan program menjangkau masyarakat yang membutuhkan, pemerintah perlu menjaga kualitas makanan serta kepatuhan dapur terhadap standar yang berlaku. Menurut Anda, apakah anggaran MBG sebesar Rp 153,2 triliun sudah sebanding dengan jangkauan penerima manfaat dan perbaikan kualitas layanan yang dilakukan?

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #MBG #MakanBergiziGratis #AnggaranMBG #SuahasilNazara #PenerimaManfaat #EkonomiIndonesia #JurnalPelopor
Previous Post

Defisit APBN Naik Jadi Rp319 Triliun, Ini Peringatan Suahasil

Next Post

700 Personel Sisir Kampung Ambon dan Boncos, Ini Hasilnya

musa

musa

Related Posts

gunung anak krakatau
Nasional

Gunung Anak Krakatau Meletus 2 Kali, Status Resmi Naik Siaga!

10/10/2026
700 personel
Nasional

700 Personel Sisir Kampung Ambon dan Boncos, Ini Hasilnya

10/10/2026
Defisit APBN
Nasional

Defisit APBN Naik Jadi Rp319 Triliun, Ini Peringatan Suahasil

10/10/2026
dpr
Nasional

DPR Bingung Markas Judol di Rumah Dinas TNI Tak Terdeteksi

10/10/2026
saat
Nasional

Seorang Ibu dan Anak Nekat Loncat Dari Rooftop Saat Kebakaran

09/10/2026
uniska
Nasional

Karhutla Barito Kuala Makin Meluas, Uniska Diselimuti Asap Tebal

08/10/2026
Next Post
700 personel

700 Personel Sisir Kampung Ambon dan Boncos, Ini Hasilnya

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.