• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Pakta Pertahanan Australia-Papua Nugini Bikin China Panas

Papua Nugini dan Australia teken pakta pertahanan baru, perkuat militer, intelijen, dan respons keamanan Pasifik hadapi pengaruh China.

musa by musa
22/09/2025
in Nasional
0
australia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Papua Nugini dan Australia resmi menyepakati rancangan pakta pertahanan baru yang akan memperkuat kerja sama militer kedua negara. Kesepakatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk merespons dinamika keamanan di kawasan Pasifik yang semakin dipengaruhi oleh kehadiran China.

Perjanjian tersebut mencakup komitmen saling membantu bila terjadi serangan bersenjata, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan latihan bersama, berbagi intelijen, hingga peningkatan kapasitas pertahanan Papua Nugini. Canberra menegaskan bahwa kerja sama ini bukan ditujukan untuk menyingkirkan pihak lain, melainkan untuk menjaga stabilitas kawasan.

China Beri Peringatan Keras

Meski demikian, Beijing menunjukkan sikap waspada. Melalui Kedutaan Besar China di Port Moresby, pemerintah China mengingatkan agar kesepakatan Papua Nugini-Australia tidak bersifat eksklusif ataupun menargetkan pihak ketiga.

“Kesepakatan itu seharusnya tidak merusak hak dan kepentingan sah pihak lain, termasuk China,” ujar juru bicara Kedutaan Besar China, Jumat (19/9/2025).

China juga mendesak agar Papua Nugini tetap menjunjung tinggi kemerdekaan dan kemandirian, serta melanjutkan kerja sama ekonomi yang telah terjalin. Selama satu dekade terakhir, Beijing telah menggelontorkan miliaran dolar untuk membangun infrastruktur di kawasan Pasifik, mulai dari rumah sakit, stadion olahraga, jalan raya, hingga fasilitas publik lain.

Australia Kian Agresif di Pasifik

Australia, yang selama ini menjadi mitra utama Papua Nugini, meningkatkan keterlibatannya di kawasan untuk meredam dominasi Beijing. Perjanjian ini dipandang sebagai upaya mempererat kembali hubungan dengan negara bekas koloninya yang strategis di Melanesia.

Kedua pemerintah menyebut, dokumen final akan ditandatangani setelah proses kabinet di masing-masing negara rampung. Dalam naskah kesepakatan, tertulis bahwa setiap kerja sama dengan pihak ketiga tidak boleh menghambat implementasi perjanjian, sebuah sinyal jelas kepada China.

Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, bahkan menyatakan akan mengirim Menteri Pertahanan Billy Joseph ke Beijing guna menjelaskan isi pakta tersebut, sekaligus meredakan ketegangan.

Papua Nugini dalam Pusaran Rivalitas Besar

Sebagai negara terbesar dan terpadat di Melanesia, Papua Nugini kini berada di garis depan rivalitas strategis Australia dan China. Sementara dukungan ekonomi Beijing menarik simpati beberapa negara Pasifik seperti Kepulauan Solomon, Kiribati, dan Nauru yang beralih mengakui China ketimbang Taiwan, Papua Nugini tampak memilih menjaga keseimbangan.

Pakta dengan Australia memberi Port Moresby jaminan keamanan, tetapi hubungan ekonomi dengan China tetap dianggap vital. Situasi ini membuat Papua Nugini memainkan peran ganda: memperkuat ikatan militer dengan Australia sambil menjaga kedekatan finansial dengan Beijing.

Kesimpulan

Kesepakatan pertahanan Papua Nugini-Australia membuka babak baru persaingan pengaruh di Pasifik. Di satu sisi, Canberra berusaha mempertahankan posisinya sebagai mitra utama kawasan. Di sisi lain, China mengingatkan agar langkah itu tidak menjadi alat untuk membatasi kepentingannya.

Pertanyaan besarnya kini: mampukah Papua Nugini menjaga keseimbangan antara dua kekuatan besar dunia, atau justru terseret lebih jauh dalam pusaran geopolitik yang semakin panas?

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Australia #PapuaNugini #PaktaPertahanan #KeamananPasifik #Geopolitik #China #Militer #KawasanPasifik #KerjaSamaStrategis #StabilitasRegional
Previous Post

BGN Bantah Ada Surat Rahasia Kasus Keracunan MBG

Next Post

Panglima TNI Tegas! Strobo dan Sirine Sembarangan Dilarang

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
strobo

Panglima TNI Tegas! Strobo dan Sirine Sembarangan Dilarang

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.