Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
PHK 150 Ribu! Apindo: RI Sedang Krisis Serius - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

PHK 150 Ribu! Apindo: RI Sedang Krisis Serius

PHK massal 2025 dinilai sebagai krisis struktural. Industri padat karya terpukul, Apindo desak solusi sistemik segera.

musa by musa
30/07/2025
in Nasional
0
apindo
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Dunia usaha Indonesia berada di titik genting. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bergulir, bukan hanya karena faktor global, tetapi juga karena masalah domestik yang kian kompleks. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, menyampaikan bahwa lonjakan PHK di paruh pertama 2025 bukanlah fenomena musiman, melainkan krisis struktural yang perlu segera ditangani.

Data BPJS Ketenagakerjaan mencatat, sepanjang Januari hingga Juni 2025, terdapat 150.000 pekerja terkena PHK, dan lebih dari 100.000 di antaranya telah mengklaim manfaat jaminan sosial. Ini belum termasuk data dari Kementerian Ketenagakerjaan yang menggunakan basis pencatatan berbeda. Bahkan menurut Shinta, angka riil bisa jauh lebih tinggi dari yang terlaporkan.

Sektor yang paling terpukul adalah industri padat karya, seperti tekstil dan produk tekstil (TPT). Menurunnya permintaan global, pelemahan nilai ekspor, dan kalahnya tarif perdagangan dengan negara kompetitor seperti Vietnam dan Bangladesh menjadi penyebab utama. Jika tidak segera dibenahi, Shinta memperingatkan, dampak domino terhadap ekonomi dan tenaga kerja Indonesia akan terus meluas.

“Kalau kita tidak punya insentif atau tarif perdagangan yang lebih kompetitif dari negara lain, order produksi akan berpindah ke luar negeri, dan kita yang kehilangan pekerjaannya,” ujarnya dalam konferensi pers Apindo di Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Secara wilayah, Jawa Tengah mencatat angka PHK tertinggi, disusul oleh Jawa Barat dan Banten. Penyebabnya antara lain relokasi industri, penurunan ekspor, dan penutupan pabrik secara permanen.

Premanisme Jadi Ancaman Nyata di Kawasan Industri

Selain tekanan ekonomi, dunia usaha kini juga menghadapi tantangan dari sisi keamanan. Wakil Ketua Umum Apindo, Sanny Iskandar, menyebut premanisme di kawasan industri sebagai salah satu penyebab yang mengganggu stabilitas bisnis. Ia menyoroti sejumlah wilayah yang rawan gangguan, seperti Tangerang, Bekasi, Karawang, Subang, dan Kepulauan Riau.

“Premanisme ini sudah sangat meresahkan. Tidak hanya menghambat proses produksi, tapi juga membuat investor ragu untuk masuk,” tegas Sanny.

Menurutnya, gangguan keamanan ini tidak hanya berdampak pada kerugian langsung bagi pelaku usaha, tetapi juga merusak citra iklim investasi Indonesia di mata dunia. Investor asing mulai menahan diri, sementara investasi domestik pun mengalami perlambatan akibat kekhawatiran stabilitas.

“Kalau gangguan keamanan seperti ini dibiarkan, maka yang terjadi bukan hanya pengangguran bertambah, tapi kepercayaan terhadap Indonesia sebagai negara tujuan investasi bisa lenyap,” imbuhnya.

Kesimpulan: Indonesia Butuh Tindakan Cepat dan Terukur

Apindo secara tegas menyampaikan bahwa gelombang PHK ini adalah sinyal keras bahwa ada masalah mendasar dalam struktur ekonomi nasional. Dari pelemahan ekspor, penurunan daya saing, hingga premanisme yang mengintimidasi sektor riil, semua itu menandakan bahwa Indonesia sedang dalam tekanan serius, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dunia usaha kini mendesak pemerintah untuk bergerak cepat. Tak hanya dengan kebijakan jangka pendek seperti insentif fiskal, tetapi juga dengan pembenahan menyeluruh terhadap sistem keamanan kawasan industri, reformasi logistik, hingga perjanjian dagang internasional yang lebih kompetitif.

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PHK2025 #EkonomiIndonesia #Apindo #ShintaKamdani #IndustriTekstil #JurnalPelopor #Indonesia #Prabowo #KrisisTenagaKerja #PemulihanEkonomi
Previous Post

Ahok: Banyak Pejabat Mau Kaya, Kwik Justru Lepas Semua

Next Post

Israel Bilang Gaza Tak Lapar, Dunia: Omong Kosong!

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
gaza

Israel Bilang Gaza Tak Lapar, Dunia: Omong Kosong!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.