• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Imbas Perang, Garuda Stop Penerbangan Doha–Jakarta

Kemenhub benarkan pembatalan dan pengalihan penerbangan ke Timur Tengah akibat konflik Iran-Israel dan penutupan sejumlah ruang udara.

musa by musa
25/06/2025
in Nasional
0
Penerbangan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi bahwa sejumlah penerbangan dari dan ke Timur Tengah mengalami pembatalan dan pengalihan rute. Hal ini merupakan imbas dari konflik bersenjata antara Iran dan Israel, yang turut menyeret Amerika Serikat dalam eskalasi militer di kawasan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa penutupan sejumlah wilayah Flight Information Region (FIR) menjadi penyebab utama. Beberapa wilayah udara yang terdampak mencakup Kairo, Tel Aviv, Baghdad, Suriah, Tehran, Bahrain, dan Doha.

“Telah mengakibatkan beberapa penerbangan internasional Indonesia mengalami pengalihan rute maupun kembali ke bandara asal (RTB) demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Lukman dalam keterangan resmi, Selasa (24/6/2025).

Garuda Indonesia Evaluasi Rute Timur Tengah

Salah satu maskapai yang terdampak langsung adalah Garuda Indonesia (GIA). Rute Doha–Jakarta terpaksa dibatalkan menyusul penutupan jalur udara strategis yang menjadi lintasan penerbangan komersial.

Menurut Lukman, Garuda akan terus mengevaluasi semua rute dari dan ke kawasan Timur Tengah selama konflik masih berlangsung.

“GIA akan mengevaluasi kembali rute-rute penerbangan dari/ke wilayah Timur Tengah selama perang masih berlangsung,” ujarnya.

Beberapa Negara Buka Ruang Udara, Tapi Belum Aman

Meskipun beberapa negara seperti Qatar, Mesir, Israel, Irak, Suriah, dan Iran mulai membuka kembali wilayah udaranya, penerbangan sipil masih belum diizinkan untuk melintas. Otoritas penerbangan tetap berhati-hati mengingat situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif.

Kemenhub juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah.

“Kementerian Perhubungan juga telah meminta maskapai nasional untuk terus memantau kondisi dan menyusun skenario alternatif guna meminimalkan gangguan, termasuk untuk penerbangan haji dan umrah,” tegas Lukman.

Konflik Kian Meluas: Iran Balas Serangan AS

Konflik Iran–Israel semakin panas setelah Amerika Serikat mengirimkan 125 pesawat militer untuk membombardir tiga fasilitas nuklir Iran Fordow, Natanz, dan Isfahan pada Minggu (22/6). Iran merespons dengan menyerang Pangkalan Militer AS di Qatar pada Selasa dini hari (24/6).

Presiden AS Donald Trump sempat berterima kasih kepada Iran karena memberi “pemberitahuan dini” sebelum serangan, yang membuat tidak ada korban jiwa.

Kesimpulan: Dunia Penerbangan Masih Waspada

Kondisi geopolitik yang memanas di Timur Tengah terus menjadi perhatian utama dunia penerbangan. Maskapai nasional dan otoritas penerbangan Indonesia kini menerapkan kebijakan siaga penuh dan rute darurat untuk menjamin keselamatan penumpang.

Garuda Indonesia dan maskapai lainnya akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub dan otoritas internasional terkait perkembangan terbaru di kawasan konflik.

Sumber: CNN Indonesia 

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Kemenhub #PenerbanganInternasional #KonflikTimurTengah #JurnalPelopor #IranIsrael #KeamananUdara #FlightInfo #BandaraInternasional #BeritaTerkini #TravelWarning
Previous Post

Starlink Hingga Gmail Ditolak Warga Eropa, Ada Apa?

Next Post

Truk ODOL Mulai Ditertibkan, Tapi Kok Belum Ada Tilang?

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
odol

Truk ODOL Mulai Ditertibkan, Tapi Kok Belum Ada Tilang?

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.