• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Ka’bah Diberi Efek Pelangi? Netizen Kecam @pixelhelper!

Video visualisasi Ka'bah dengan simbol pelangi di medsos picu kecaman publik, dituding sebagai penistaan agama dan provokasi digital.

musa by musa
26/05/2025
in Nasional
0
@pixelhelper
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Jagat maya kembali diguncang polemik setelah beredar video kontroversial dari akun Instagram @pixelhelper yang menampilkan visualisasi Ka’bah, simbol paling suci dalam Islam dikelilingi oleh sekelompok orang berbusana pelangi, simbol khas komunitas LGBT. Video ini langsung menuai gelombang kecaman luas, hingga memunculkan seruan pemblokiran terhadap akun yang memiliki lebih dari 16 ribu pengikut tersebut.

Video berdurasi singkat itu menyebar cepat di berbagai platform media sosial, terutama Instagram dan X (sebelumnya Twitter). Banyak warganet menganggap konten tersebut sebagai bentuk penistaan agama, karena menyandingkan Ka’bah, lokasi ibadah utama umat Islam dengan simbol yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Konten AI atau Kritik Sosial?

Beberapa analis menyebut video tersebut kemungkinan besar merupakan hasil manipulasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Namun di balik kontroversinya, sebagian kalangan justru menilai bahwa konten itu bisa dibaca sebagai bentuk kritik sosial atau ekspresi eksistensial kelompok tertentu.

Dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, M. Febriyanto Firman Wijaya, menyatakan bahwa visual tersebut merupakan artefak digital yang mencerminkan ketegangan antara ekspresi budaya digital dan nilai keagamaan tradisional.

“Ka’bah dijadikan latar simbolik bagi ekspresi identitas yang secara historis bertentangan dengan norma keagamaan. Ini menunjukkan bagaimana ruang digital memungkinkan rekontekstualisasi simbol suci,” jelas Febri, Senin (26/5).

Pop-up Religion dan Batas Baru Ekspresi

Fenomena ini, menurut Febri, merupakan bagian dari apa yang disebut “pop-up religion” bentuk ekspresi keagamaan baru yang muncul secara spontan di dunia maya dan kerap menabrak batas-batas konvensional agama.

“Sekarang siapa pun bisa menciptakan narasi keagamaan sendiri secara visual. Gaya teatrikal dan estetika mencolok digunakan untuk menarik perhatian publik di era digital,” imbuhnya.

Reaksi Netizen dan Tuntutan Hukum

Seruan pemblokiran akun @pixelhelper ramai digaungkan oleh netizen, terutama dari kalangan Muslim. Banyak yang menuntut tindakan tegas dan hukum terhadap pihak yang dianggap telah menyakiti perasaan umat. Tidak sedikit pula yang melaporkan akun tersebut karena dianggap menyebarkan konten penistaan agama.

Kasus ini menambah deretan panjang polemik antara kebebasan berekspresi di ruang digital dan sensitivitas keagamaan. Era digital menantang masyarakat menjaga nilai sakral tetap hidup tanpa menghalangi kebebasan berekspresi di tengah teknologi AI.

Baca Juga:

Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!

Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #Indonesia #Prabowo #JurnalPelopor #KaBah #LGBT #PenistaanAgama #PixelHelper #AIKonten #KritikSosial #MediaDigital
Previous Post

Viral Pernikahan Anak di Lombok, KPAI Minta Sanksi Tegas!

Next Post

Gagal Panen! Kandang Ayam di Jember Ludes, 24 Ribu Ekor Mati

musa

musa

Related Posts

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
rekrutmen
Nasional

Prabowo Buka Wacana Tarik Rekrutmen Guru ke Pemerintah Pusat

19/09/2026
terkunci
Nasional

Terkunci di Kamar Saat Kebakaran, 2 Bocah di Surabaya Tewas

18/09/2026
tanah abang
Nasional

Polisi Selidiki Aksi Wanita Ditendang Pria di Mal Tanah Abang

18/09/2026
Next Post
kandang ayam

Gagal Panen! Kandang Ayam di Jember Ludes, 24 Ribu Ekor Mati

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.