Jurnal Pelopor — Mobil Maung milik salah satu batalyon di Madura mengalami kerusakan setelah diseruduk bus dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Jembatan Suramadu, Bangkalan, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan di jalur Surabaya menuju Madura dan diduga dipicu kendaraan di depan bus yang berhenti mendadak saat melewati titik perbaikan jembatan.
Berawal Dari Kendaraan yang Mendadak Berhenti
Anggota PJR VIII Suramadu, Aiptu Gede Sukadana, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, insiden melibatkan sejumlah kendaraan kecil dan satu bus yang sedang melintas dari arah Surabaya menuju Madura.
“Telah terjadi kecelakaan beruntun di Jembatan Suramadu antara kendaraan kecil dan bus,” ujar Gede, Senin (31/8/2026).
Peristiwa bermula ketika arus lalu lintas di atas Jembatan Suramadu masih terlihat normal. Sebuah bus yang membawa rombongan peziarah asal Purwakarta melaju menuju Madura. Suasana di dalam bus bahkan berlangsung tenang. Para penumpang diketahui sedang melantunkan shalawat Mahalul Qiyam.
Namun, situasi berubah ketika bus memasuki bentang tengah jembatan. Di depan bus terlihat tiga kendaraan penumpang dan sebuah mobil Maung. Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian mendekati titik perbaikan jembatan.
Bus Tak Sempat Menghindar
Saat hendak melewati area perbaikan, empat kendaraan di depan bus tiba-tiba berhenti. Jarak yang relatif dekat membuat bus diduga tidak sempat menghindar sehingga kemudian menabrak kendaraan di depannya.
Benturan tersebut menyebabkan mobil Maung mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang. Kecelakaan kemudian melibatkan beberapa kendaraan hingga terjadi tabrakan beruntun.
Meski kerusakan kendaraan cukup terlihat, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pihak yang terlibat juga sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Lalu Lintas Tetap Berjalan
Petugas PJR VIII Suramadu langsung menangani kejadian tersebut untuk memastikan kondisi di lokasi tetap aman dan arus kendaraan dapat kembali berjalan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengendara agar lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan yang sedang menjalani pekerjaan perbaikan. Pengemudi juga diimbau menjaga jarak aman, terutama ketika berada di jalur dengan ruang gerak terbatas seperti di atas jembatan.
Terlebih, perubahan kondisi lalu lintas secara mendadak dapat membuat kendaraan di belakang kesulitan melakukan pengereman atau menghindar. Dalam kejadian ini, beruntung tidak ada korban meski beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







