Jurnal Pelopor – Nasib tragis dialami Slamet Timbang (57), warga Jember, Jawa Timur. Ia meninggal dunia setelah tertimpa kanopi sebuah apotek saat sedang menunggu istrinya membeli obat, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, ketika suasana di sekitar lokasi sedang ramai oleh kegiatan karnaval.
Korban saat itu tidak berada di dalam apotek. Slamet disebut sedang berdiri di luar sambil menunggu istrinya yang tengah antre membeli obat. Tanpa diduga, kanopi apotek tiba-tiba roboh dan menimpa korban.
Tiba-tiba Kanopi Roboh
Salah seorang saksi mata, Ulum, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat. Warga mendengar suara keras sebelum melihat korban sudah tersungkur akibat tertimpa bagian bangunan.
Korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga bersama aparat yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan evakuasi terhadap korban.
Kapolsek Jombang Iptu Imam Kusuma membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan korban meninggal setelah tertimpa kanopi, sementara penyebab runtuhnya konstruksi masih dalam penyelidikan.
Diduga Berkaitan dengan Karnaval Sound Horeg
Saat kejadian berlangsung, di sekitar lokasi juga sedang digelar karnaval yang melibatkan truk pengangkut perangkat tata suara atau sound horeg.
Polisi kini mendalami kemungkinan adanya faktor eksternal yang menyebabkan kanopi roboh. Salah satu dugaan yang diperiksa adalah kabel yang terputus dan kemungkinan tersangkut truk karnaval yang melintas.
Selain itu, kondisi bangunan yang sudah berusia cukup tua serta getaran yang ditimbulkan perangkat sound system juga menjadi bagian dari penyelidikan. Namun, hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab utama robohnya kanopi tersebut.
Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Petugas kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara pasti bagaimana kanopi tersebut bisa runtuh dan menimpa korban.
Sementara itu, jenazah Slamet Timbang telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi duka bagi keluarga korban sekaligus perhatian bagi masyarakat. Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab sebenarnya sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama ketika kegiatan keramaian berlangsung di sekitar permukiman dan fasilitas umum.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







