• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Persebaya Andalkan CMJ Test Jelang Piala Presiden 2026

Persebaya memanfaatkan CMJ Test untuk memantau kebugaran, kelelahan, dan kesiapan fisik pemain selama pramusim Piala Presiden 2026.

musa by musa
23/07/2026
in Olahraga
0
persebaya
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Persebaya Surabaya terus memaksimalkan persiapan menghadapi Piala Presiden 2026. Selain mengasah aspek taktik dan teknik, tim berjuluk Bajul Ijo kini mengandalkan pendekatan berbasis sains olahraga untuk memantau kondisi fisik para pemain.

Usai menjalani laga uji coba melawan PSIS Semarang yang berakhir imbang 2-2, tim pelatih langsung melakukan evaluasi kebugaran menggunakan Counter Movement Jump (CMJ) Test, sebuah metode yang banyak dipakai klub-klub profesional dunia untuk mengukur performa atlet.

Pantau Kelelahan dan Kesiapan Pemain

Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, mengatakan pemantauan kondisi fisik menjadi bagian penting dalam program pramusim karena intensitas latihan terus meningkat menjelang kompetisi.

Menurutnya, CMJ Test mampu memberikan gambaran objektif mengenai kondisi neuromuskular pemain sehingga tim pelatih dapat menentukan program latihan yang paling tepat.

“Tes CMJ menjadi salah satu instrumen penting bagi kami untuk memantau kondisi fisik pemain. Melalui tes ini, kami bisa mendapatkan data yang akurat mengenai kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, serta kesiapan pemain untuk menjalani latihan maupun pertandingan,” ujar Diogo Carvalho.

Bandingkan dengan Data Awal

Seluruh pemain Persebaya telah menjalani pengukuran sejak awal pramusim sebagai nilai acuan.

Data terbaru kemudian dibandingkan dengan hasil sebelumnya untuk mengetahui perkembangan ataupun penurunan kondisi fisik masing-masing pemain.

Dengan cara tersebut, tim pelatih dapat mengidentifikasi apakah seorang pemain berada dalam kondisi prima, mengalami kelelahan, atau memiliki potensi mengalami cedera.

“Kami memiliki data awal atau nilai acuan dari setiap pemain. Setelah itu, hasil tes akan dibandingkan dengan data tersebut untuk melihat perubahan kondisi fisik mereka,” jelas Diogo.

Didukung Teknologi VALD Performance

Dalam pelaksanaannya, Persebaya menggunakan perangkat VALD Performance, teknologi analisis performa atlet yang telah banyak dipakai oleh klub-klub olahraga profesional di berbagai negara.

Performance Coach DBL Academy, Muhammad Nur Rofik, menjelaskan alat tersebut mampu menghasilkan data yang jauh lebih lengkap dibandingkan pengamatan secara manual.

Selain mengukur tinggi lompatan, sistem juga mampu menghitung peak power atau daya ledak maksimal yang dihasilkan pemain. Data tersebut tersedia dalam dua bentuk, yakni nilai absolut dan nilai relatif terhadap berat badan pemain, sehingga evaluasi fisik dapat dilakukan secara lebih akurat.

Bantu Kurangi Risiko Cedera

Menurut Rofik, CMJ Test sangat relevan diterapkan kepada pesepak bola karena gerakannya menyerupai aktivitas yang sering dilakukan selama pertandingan.

Mulai dari melompat, berlari, melakukan akselerasi, hingga perubahan arah secara cepat dapat tercermin melalui hasil tes tersebut. Informasi ini membantu pelatih dalam menyusun intensitas latihan sekaligus meminimalkan risiko cedera akibat kelelahan berlebih.

Persiapan Menuju Piala Presiden

Setelah menuntaskan laga uji coba dalam Anniversary Game, Persebaya kini mengalihkan fokus sepenuhnya ke Piala Presiden 2026. Tim asuhan Bernardo Tavares tergabung di Grup B bersama Port FC (Thailand), PSMS Medan, dan Persija Jakarta. Turnamen pramusim tersebut akan menjadi ajang penting untuk mengukur perkembangan tim sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Dengan dukungan teknologi pemantauan performa seperti CMJ Test, Persebaya berharap seluruh pemain dapat mencapai kondisi fisik terbaik sekaligus mengurangi risiko cedera selama menjalani musim yang panjang.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #Persebaya #BajulIjo #PialaPresiden2026 #LigaIndonesia #SportsScience #SepakBola #CMJTest
Previous Post

PAN Pecat Bupati Lombok Barat usai Terjaring OTT KPK

Next Post

Selain Juara Dunia, Spanyol Punya 8 Kuliner Legendaris

musa

musa

Related Posts

messi
Olahraga

Dari Idola Jadi Sorotan, Mengapa Sentimen ke Messi Berubah?

23/07/2026
rekor
Olahraga

Messi, Ronaldo, hingga Rekor Baru Warnai Piala Dunia 2026

22/07/2026
penculikan
Olahraga

Polisi Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

22/07/2026
aff 2026
Olahraga

Jay Idzes Pilih Bertahan di Sassuolo, Absen dari Piala AFF 2026

22/07/2026
argentina
Olahraga

Momen Argentina Membelakangi Podium Juara Viral usai Final

21/07/2026
cucurella
Olahraga

Messi Minta Cucurella Diusir, Momen Final Picu Kontroversi

21/07/2026
Next Post
spanyol

Selain Juara Dunia, Spanyol Punya 8 Kuliner Legendaris

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.