Jurnal Pelopor — Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, menjadi sorotan usai kekalahan timnya dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Bukan hanya karena gagal mempertahankan gelar juara dunia, tetapi juga akibat aksinya yang meminta wasit mengusir bek Spanyol, Marc Cucurella, dalam sebuah insiden di tengah pertandingan.
Momen tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sebagian penggemar menilai tindakan Messi tidak mencerminkan sportivitas, sementara yang lain berpendapat sang kapten hanya mencoba memanfaatkan aturan yang berlaku di turnamen.
Insiden Terjadi Setelah Argentina Bermain dengan 10 Pemain
Ketegangan meningkat setelah Argentina kehilangan Enzo Fernández yang menerima kartu merah sehingga La Albiceleste harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Di tengah situasi itu, Messi terlibat adu argumen dengan Marc Cucurella. Dalam percakapan tersebut, Cucurella tampak menutup mulutnya saat berbicara.
Messi kemudian menunjuk ke arah Cucurella dan memprotes tindakan tersebut kepada wasit asal Slovenia, Slavko Vinčić. Ia diduga meminta agar bek Spanyol itu diberikan kartu merah sesuai regulasi yang diterapkan pada Piala Dunia 2026.
Namun, wasit memilih tidak mengabulkan permintaan tersebut dan pertandingan tetap dilanjutkan tanpa hukuman tambahan bagi Cucurella.
Aturan Menutup Mulut Jadi Perdebatan
Piala Dunia 2026 memang menerapkan aturan yang memberi kewenangan kepada wasit untuk menghukum pemain yang dengan sengaja menutupi mulut saat berbicara di lapangan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi komunikasi dalam pertandingan.
Meski demikian, penerapan aturan tersebut dinilai belum sepenuhnya konsisten.
Dalam turnamen yang sama, Miguel Almiron pernah mendapat kartu merah akibat tindakan serupa. Sementara Harry Kane tidak menerima hukuman ketika melakukan gestur yang dianggap mirip saat membela Inggris.
Perbedaan penerapan aturan itulah yang kemudian memunculkan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola.
Ramai Dikritik di Media Sosial
Insiden antara Messi dan Cucurella langsung menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial.
Sejumlah penggemar menganggap tindakan Messi berlebihan karena dinilai mencoba membuat lawannya mendapat kartu merah pada laga final yang berlangsung penuh tekanan.
Beberapa komentar yang dihimpun media olahraga Give Me Sport menyebut aksi Messi sebagai tindakan yang tidak sportif dan mengecewakan. Ada pula warganet yang menilai insiden tersebut menunjukkan sisi kompetitif sang kapten Argentina ketika berada dalam tekanan.
Di sisi lain, sebagian pendukung Messi menilai kritik tersebut terlalu berlebihan. Mereka beranggapan sang pemain hanya mengingatkan wasit terhadap aturan yang memang berlaku dalam turnamen.
Final Berakhir dengan Kemenangan Spanyol
Terlepas dari kontroversi tersebut, Argentina akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Furia Roja meraih gelar juara Piala Dunia 2026 sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan trofi yang diraih pada edisi sebelumnya.
Insiden antara Messi dan Cucurella menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan setelah pertandingan. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari FIFA maupun kedua pemain terkait peristiwa tersebut, sementara perdebatan di kalangan penggemar sepak bola masih terus berlangsung mengenai penerapan aturan dan sportivitas dalam laga final tersebut.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







