• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Korupsi dan TPPU Menguak, Polri Geledah 12 Titik

Polri menggeledah 12 lokasi terkait dugaan korupsi dan TPPU, sementara penjagaan TNI di rumah Jampidsus menuai sorotan publik.

musa by musa
10/07/2026
in Jurnal
0
tppu
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Penggeledahan serentak di 12 lokasi yang dilakukan tim gabungan Polda Metro Jaya dan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri pada Rabu (8/7/2026) menjadi perhatian publik. Selain menyita uang tunai dalam jumlah fantastis dan menemukan brankas rahasia di sejumlah lokasi, operasi tersebut juga memicu pertanyaan mengenai keberadaan personel TNI bersenjata yang berjaga di rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah pada hari yang sama.

Penggeledahan Berawal dari Dua Laporan Polisi

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan atas dua laporan polisi yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan dugaan suap.

Menurutnya, penyidikan tersebut berhubungan dengan penanganan perkara PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya pada periode 2020–2025. Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan penyimpangan dalam proses penyelesaian pembayaran antara PT Citra Bangun Sarana (PT CBS) dan **PT Karya Nusa Investama> (PT KNI) yang diduga melibatkan penyelenggara negara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa seluruh penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti yang diperlukan dalam proses penyidikan yang sedang berjalan.

Sebanyak 12 Lokasi Digeledah

Dalam operasi tersebut, penyidik menggeledah sejumlah lokasi yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bogor.

Lokasi yang menjadi sasaran meliputi:

  • Cafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan.
  • Koin Money Changer, Cipete Selatan.
  • Kantor PT CBS di Cengkareng Timur, Jakarta Barat.
  • Kantor pusat PT CBS di Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Kantor PT KNI di Petojo Selatan, Jakarta Pusat.
  • Rumah berinisial MN di Serpong Utara, Tangerang Selatan.
  • Rumah berinisial TK di Mega Kuningan.
  • Kantor Grup DMG/CP di Kuningan.
  • Kantor PT PML di Karet Kuningan.
  • Rumah berinisial DR di Gandaria Selatan.
  • Apartemen milik perempuan berinisial MILDK di kawasan Pacific Place.
  • Sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Seluruh lokasi tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diusut penyidik.

Temuan Fantastis di Kafe Cipete

Salah satu lokasi yang paling menyita perhatian adalah Cafe de’Clan Signature di kawasan Cipete.

Di lantai dua bangunan yang difungsikan sebagai kantor, penyidik menemukan sebuah ruang rahasia yang tersembunyi di balik lemari kayu. Di dalam ruangan itu terdapat dua brankas, sejumlah koper, dokumen penting, serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

Kepala Kortas Tipidkor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, mengungkapkan bahwa dari lokasi tersebut penyidik menyita sekitar 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai sebesar Rp259.159.000.

Temuan tersebut menjadi salah satu barang bukti utama yang kini tengah didalami penyidik untuk menelusuri asal-usul dan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi maupun pencucian uang.

Rumah di Sentul Simpan Brankas Berlapis Baja

Selain Cipete, perhatian publik juga tertuju pada sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Di lokasi itu, polisi menemukan sebuah ruang penyimpanan yang menyerupai brankas berlapis baja dan tersembunyi di balik lemari. Untuk membukanya, penyidik bahkan meminta bantuan seorang ahli kunci karena sistem keamanannya dinilai sangat rumit.

Informasi yang beredar menyebutkan ruang penyimpanan tersebut diduga berkaitan dengan penyimpanan aset bernilai sangat besar. Namun hingga kini polisi belum mengungkap secara resmi seluruh isi maupun nilai barang yang ditemukan di lokasi tersebut.

Mengapa Rumah Jampidsus Dijaga TNI?

Di tengah berlangsungnya penggeledahan, publik juga menyoroti keberadaan personel TNI bersenjata yang berjaga di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah.

Penjagaan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa penjagaan tersebut berkaitan langsung dengan rangkaian penggeledahan yang dilakukan Polri.

Baik pihak Tentara Nasional Indonesia maupun Kepolisian Negara Republik Indonesia belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan pengamanan tersebut.

Penyidikan Masih Berjalan

Polri menegaskan bahwa seluruh rangkaian penggeledahan merupakan bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap dugaan korupsi, pencucian uang, dan suap yang diduga melibatkan sejumlah pihak.

Sejumlah barang bukti yang telah disita kini sedang dianalisis lebih lanjut guna menelusuri aliran dana, kepemilikan aset, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Polisi memastikan penyidikan akan terus berlanjut hingga seluruh fakta hukum terungkap secara menyeluruh.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #Polri #Tipidkor #TPPU #Korupsi #Jampidsus #TNI #HukumIndonesia
Previous Post

17 Tahun Menunggu Haji, Warga Gugat Aturan Kuota Haji Khusus

Next Post

Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia, Diduga Berisi 74 Kg Emas

musa

musa

Related Posts

Marine Le Pen
World

Meski Tersandung Korupsi, Marine Le Pen Tetap Bisa Nyapres

10/07/2026
tppu
Nasional

Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia, Diduga Berisi 74 Kg Emas

10/07/2026
kuota
Nasional

17 Tahun Menunggu Haji, Warga Gugat Aturan Kuota Haji Khusus

10/07/2026
Henderson
Olahraga

Thomas Tuchel Pertahankan Henderson Meski Patah Lengan

10/07/2026
Ramai Diperdebatkan, Messi Tegaskan VAR Sudah Bekerja Benar
Olahraga

Ramai Diperdebatkan, Messi Tegaskan VAR Sudah Bekerja Benar

09/07/2026
muzani
Nasional

Muzani Klarifikasi Kehadiran di Pemakaman Ali Khamenei

08/07/2026
Next Post
tppu

Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia, Diduga Berisi 74 Kg Emas

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.