Jurnal Pelopor — Rocky Gerung menegaskan bahwa kehadirannya di ruang sidang bukan dalam rangka memberikan dukungan personal ataupun politik kepada Nadiem Makarim. Sebaliknya, ia hadir untuk mengamati jalannya persidangan dari kacamata akademis, khususnya terkait penalaran hukum atau legal reasoning.
“Saya ingin tahu apakah sidang ini dituntun oleh nalar hukum yang bersih atau di dalamnya ada defect (cacat), ada karat politik, ada karat pesanan. Hanya itu yang ingin saya uji sebetulnya,” ujar Rocky saat ditemui di sela-sela skors sidang.
Kritik Terhadap Jaksa: Gagal Mengubah Chatting Menjadi What’s Wrong
Dalam pengamatannya, Rocky menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengalami kesulitan dalam membangun korelasi antara fakta lapangan dengan bukti hukum yang kuat. Ia menyoroti upaya jaksa yang mencoba mengkriminalisasi kebijakan Nadiem dalam membawa tim khusus (tim shadow) ke dalam kementerian.
-
Logika Menteri: Menurut Rocky, sah-sah saja jika seorang menteri membawa tim ahli dari luar jika merasa birokrasi di kementeriannya kurang kompeten. Hal tersebut dinilai sebagai langkah manajerial, bukan tindakan kriminal.
-
Sindiran untuk JPU: Rocky menggunakan istilah menarik dengan menyebut jaksa “kelelahan” dalam menghubungkan fakta. “Jaksa gagal mengubah chatting-an di WhatsApp menjadi what’s wrong (apa yang salah),” imbuhnya.
Kondisi Nadiem Makarim di Persidangan
Sidang pemeriksaan terdakwa ini tetap berlangsung meskipun sebelumnya sempat tertunda karena kondisi kesehatan Nadiem. Dalam persidangan tersebut, Nadiem yang baru saja menjalani perawatan medis tampak tetap hadir dan memohon agar permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan oleh majelis hakim.
Kasus ini sendiri berfokus pada dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek yang diduga merugikan keuangan negara. Kehadiran sosok kritis seperti Rocky Gerung di kursi pengunjung sidang menambah dimensi perdebatan intelektual mengenai apakah kasus ini murni perkara hukum atau memiliki nuansa politis yang kental.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v






