Jurnal Pelopor — Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/5/2026), Nadiem Makarim melontarkan pertanyaan tajam kepada saksi ahli meringankan, Pakar Hukum Pidana Romli Atmasasmita. Nadiem menyoroti fakta bahwa dalam setiap pengadaan barang, pihak vendor atau korporasi pastilah mendapatkan keuntungan.
“Kenapa tidak semua menteri itu dipenjara karena memperkaya orang lain kalau setiap pengadaan itu pasti ada untungnya?” tanya Nadiem. Ia berargumen bahwa jika indikator korupsi hanyalah “memperkaya pihak lain”, maka seluruh pejabat yang menandatangani kontrak pengadaan bisa terseret hukum karena vendor pasti meraih profit dari proyek tersebut.
Jawaban Ahli: Perbuatan Melawan Hukum & “Feedback”
Menanggapi pertanyaan tersebut, Prof. Romli Atmasasmita menjelaskan bahwa aspek “memperkaya orang lain” tidak berdiri sendiri. Suatu tindakan baru dikategorikan sebagai korupsi jika memenuhi unsur-unsur berikut:
-
Perbuatan Melawan Hukum: Tidak semua menteri melakukan pelanggaran aturan dalam prosesnya. Korupsi terjadi jika prosedur sengaja dilanggar untuk menguntungkan pihak tertentu.
-
Hubungan Timbal Balik (Feedback): Romli menegaskan menteri bisa dijerat jika ditemukan hubungan khusus atau aliran dana balik dari vendor ke menteri.
-
Pembuktian Jaksa: Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) berkewajiban membuktikan adanya suap, feedback, serta total kerugian negara yang nyata. Tanpa kerugian negara, unsur korupsi tidak terpenuhi.
Konteks Dakwaan Kasus Chromebook
Kasus yang menjerat Nadiem ini berkaitan dengan pengadaan laptop Chromebook yang diduga merugikan negara sebesar Rp2,1 triliun. Nadiem sendiri didakwa memperkaya diri sebesar Rp809 miliar.
Menariknya, angka dakwaan tersebut dikaitkan dengan investasi Google ke Gojek (PT AKAB). Pihak kuasa hukum Nadiem membantah keras kaitan ini, sementara Nadiem tetap menghadiri persidangan meski dalam kondisi kesehatan yang kurang baik dan sempat mengajukan pengalihan penahanan untuk masa penyembuhan.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







