Jurnal Pelopor — Duel lanjutan Liga Inggris antara Everton melawan Manchester City yang berlangsung di Hill Dickinson Stadium, Selasa (5/5/2026) dini hari WIB, menyuguhkan drama yang luar biasa. Manchester City sempat tampil dominan di babak pertama dan berhasil memecah kebuntuan melalui sepakan melengkung Jeremy Doku pada menit ke-41, membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Namun, situasi berbalik drastis setelah jeda. Everton yang tampil lebih berani memberikan kejutan besar bagi pertahanan The Citizens. Memanfaatkan kesalahan fatal backpass Marc Guehi, Thierno Barry menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Tak butuh waktu lama, stadion bergemuruh saat tandukan Jake O’Brien memanfaatkan sepak pojok James Garner membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan The Toffees pada menit ke-73.
Kejar-kejaran Gol di Menit Berdarah
Memasuki sepuluh menit terakhir, tempo pertandingan semakin menggila. Everton tampak akan mengunci kemenangan setelah Thierno Barry mencetak gol keduanya di menit ke-82, membuat skor melebar menjadi 3-1. Namun, mentalitas juara Man City berbicara. Hanya semenit berselang, Erling Haaland langsung merespons dengan gol sontekan chip cerdik yang memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2.
Saat laga tampak akan berakhir untuk kemenangan tuan rumah, Jeremy Doku kembali menunjukkan sihirnya. Di masa injury time yang sangat krusial (90+8′), Doku melepaskan tembakan melengkung khasnya yang gagal dijangkau Jordan Pickford. Gol dramatis ini memaksa pertandingan berakhir imbang 3-3, sekaligus menyelamatkan muka pasukan Pep Guardiola dari kekalahan tandang.
Implikasi Perburuan Gelar Juara
Meski berhasil selamat dari kekalahan, hasil imbang ini menjadi kerugian besar bagi Manchester City dalam misi mempertahankan gelar. Dengan tambahan hanya satu poin, Man City kini mengoleksi 71 poin, namun selisih mereka dengan Arsenal di puncak klasemen melebar menjadi lima angka.
Bagi Everton, meski gagal mempertahankan keunggulan di menit akhir, performa militan anak asuh mereka menjadi sinyal positif untuk menjauh dari zona bawah. Sementara bagi Man City, rapuhnya lini pertahanan yang dikawal duet Marc Guehi dan Gianluigi Donnarumma menjadi pekerjaan rumah besar bagi Guardiola jika ingin mengejar ketertinggalan dari Arsenal di sisa musim ini.
Susunan Pemain:
-
Everton: Pickford; Mykolenko, Keane, Tarkowski, O’Brien; Garner, Iroegbunam; Ndiaye, Dewsbury-Hall, Rohl; Beto.
-
Man City: Donnarumma; Nunes, Khusanov, Guehi, O’Reilly; Nico, Bernardo, Semenyo; Cherki, Doku, Haaland.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







