• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

11 WNI Diringkus Polisi Pulau Pinang, Terlibat Kasus Besar!

Polisi Malaysia tangkap 11 WNI terkait perampokan bersenjata di Pulau Pinang, sita senjata dan barang bukti.

musa by musa
13/04/2026
in World
0
11 WNI Diringkus Polisi Pulau Pinang, Terlibat Kasus Besar!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Kepolisian Malaysia menangkap 11 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi perampokan bersenjata di wilayah Pulau Pinang. Penangkapan ini dilakukan melalui operasi khusus setelah aparat melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus yang menyasar para pekerja asing di kawasan tersebut.

Operasi Gabungan dan Penangkapan

Kepala Kepolisian Pulau Pinang, Azizee Ismail, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan dalam operasi bertajuk Ops Rantau Kongsi. Operasi ini digelar di beberapa lokasi, termasuk Chemor di Perak serta Seberang Perai Tengah.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sembilan pria dan dua perempuan berusia antara 22 hingga 38 tahun. Penangkapan ini menjadi hasil dari pengintaian panjang yang dilakukan aparat untuk membongkar jaringan kejahatan tersebut.

Selain para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti perhiasan, telepon seluler, serta uang tunai sebesar 2.770 ringgit Malaysia atau sekitar Rp12 juta. Tak hanya itu, aparat menemukan senjata tajam berupa parang dan pisau, serta kabel pengikat yang diduga digunakan saat beraksi.

Sasar Pekerja Asing di Rumah Kongsi

Menurut Azizee, kelompok ini memiliki modus operandi yang cukup terorganisir. Mereka menyasar pekerja asing yang tinggal di rumah kongsi atau hunian sementara di lokasi proyek konstruksi.

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan topeng dan senjata tajam untuk mengintimidasi korban. Mereka kemudian mengikat tangan dan kaki korban menggunakan kabel ties sebelum merampas barang berharga.

Aksi ini menimbulkan keresahan di kalangan pekerja migran, terutama karena dilakukan pada malam hari dengan cara yang cukup brutal.

Terlibat dalam Lima Kasus Perampokan

Dari hasil penyelidikan, polisi meyakini kelompok ini terlibat dalam sedikitnya lima kasus perampokan di wilayah Pulau Pinang. Salah satu kasus terjadi pada awal April 2026 dengan total kerugian mencapai 35.000 ringgit Malaysia.

Kasus-kasus tersebut tersebar di beberapa wilayah, termasuk Seberang Perai Utara, Seberang Perai Tengah, dan Seberang Perai Selatan.

Proses Hukum Berlanjut

Seluruh tersangka kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 395 dan 397 KUHP Malaysia terkait perampokan berkelompok dan penggunaan senjata.

Menariknya, hasil pemeriksaan menunjukkan hanya satu tersangka yang memiliki catatan pelanggaran sebelumnya, sementara lainnya tidak memiliki riwayat kriminal.

Kasus ini menjadi perhatian serius, tidak hanya bagi aparat Malaysia, tetapi juga bagi perlindungan WNI di luar negeri. Pertanyaannya, apakah kasus ini akan membuka jaringan yang lebih besar di balik aksi kejahatan lintas negara tersebut?

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: Polisi Malaysia tangkap 11 WNI terkait perampokan bersenjata di Pulau Pinangsita senjata dan barang bukti.
Previous Post

Menteri Abdul Mu’ti Tegas, 1.500 SPPG Terancam Berhenti Total.

Next Post

20 Tahun Jadi ‘Hantu’, Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.

musa

musa

Related Posts

israel
World

Negara Arab Ngamuk! Israel Caplok Tepi Barat Milik Negara.

17/02/2026
eropa
World

Eropa Paling Ramah Libur, Pekerja Dapat 33 Hari Cuti

19/01/2026
greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
Next Post
20 Tahun Jadi ‘Hantu’, Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.

20 Tahun Jadi 'Hantu', Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.