• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi, Tetap Murah Tapi Dibatasi

Malaysia pangkas kuota BBM RON95 jadi 200 liter per bulan, harga tetap murah meski beban subsidi melonjak.

musa by musa
27/03/2026
in Jurnal
0
malaysia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Malaysia resmi memangkas kuota BBM subsidi jenis RON 95. Mulai 1 April 2026, batas konsumsi turun dari 300 liter menjadi 200 liter per bulan.

Meski kuota dipangkas, harga tetap tidak berubah. Pemerintah mempertahankan harga di RM 1,99 per liter atau sekitar Rp 8.400. Artinya, masyarakat masih menikmati BBM murah, tetapi dengan batas penggunaan yang lebih ketat.

Strategi Tekan Beban Subsidi

Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Beban subsidi energi diperkirakan bisa menembus RM 24 miliar tahun ini, sehingga pemerintah perlu mengendalikan pengeluaran.

Menurut ekonom, pemangkasan kuota menjadi cara yang lebih “halus” dibanding langsung menaikkan harga. Dengan begitu, pemerintah tetap bisa menjaga stabilitas sosial sekaligus mengontrol anggaran negara.

Mayoritas Warga Tetap Aman

Menariknya, sekitar 90% konsumen disebut menggunakan BBM di bawah 200 liter per bulan. Artinya, sebagian besar masyarakat tidak akan terdampak langsung oleh kebijakan ini.

Namun, bagi pengguna dengan konsumsi tinggi, mereka harus membayar harga pasar jika melewati batas. Di sinilah pemerintah berharap terjadi perubahan perilaku konsumsi energi.

Sinyal Krisis Energi Global

Kebijakan Malaysia ini juga menjadi sinyal bahwa tekanan global semakin terasa. Banyak negara mulai menyesuaikan kebijakan energi untuk menghadapi ketidakpastian pasokan dan harga minyak.

Pada akhirnya, langkah ini bukan hanya soal penghematan, tetapi juga strategi bertahan di tengah gejolak geopolitik. Menurutmu, kebijakan seperti ini lebih adil dibanding menaikkan harga BBM secara langsung?

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Malaysia #BBMSubsidi #RON95 #HargaBBM #Ekonomi #Energi #Kebijakan
Previous Post

Disiram Air Keras, Andrie Yunus Kini Resmi Jadi Pembela HAM!

Next Post

Di Era AI, Anak Dokter Ini Justru Pilih Jadi Tukang Ledeng

musa

musa

Related Posts

Andrie Yunus
Nasional

Disiram Air Keras, Andrie Yunus Kini Resmi Jadi Pembela HAM!

27/03/2026
prabowo
Nasional

Janji Hunian Layak, Prabowo Blusukan Temui Warga

27/03/2026
arsenal
Olahraga

Arsenal Siapkan Transfer Gila, Kvaratskhelia Jadi Target!

27/03/2026
dean james
Olahraga

Perubahan Skuad! Herdman Susun Tim Tanpa Dean James

27/03/2026
selat hormuz
World

Memanas! Arab Saudi Kecam Iran Soal Selat Hormuz

26/03/2026
dunia
World

Fenomena Aneh! Es Cair, Dunia Lama Muncul ke Permukaan

26/03/2026
Next Post
dokter

Di Era AI, Anak Dokter Ini Justru Pilih Jadi Tukang Ledeng

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.