• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Business

Shopee Raup Laba Rp9,76 Triliun Berkat Transformasi Logistik

Shopee untuk pertama kalinya mencetak laba operasional US$581 juta pada 2025 setelah sebelumnya mengalami kerugian.

musa by musa
11/03/2026
in Business
0
Shopee
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Platform e-commerce Shopee akhirnya mencatatkan keuntungan dari bisnis intinya untuk pertama kalinya. Perusahaan induknya, Sea Group, melaporkan bahwa Shopee berhasil membukukan laba operasional sebesar US$581 juta atau sekitar Rp9,76 triliun pada 2025.

Keuntungan ini menjadi pencapaian penting bagi perusahaan teknologi asal Singapura tersebut setelah sebelumnya mencatat kerugian US$139 juta pada 2024. CEO sekaligus Ketua Sea Group Forrest Li mengatakan hasil tersebut merupakan bukti keberhasilan strategi perusahaan dalam mengembangkan Shopee.

“Hasil kuat tahun 2025 merupakan validasi atas efektivitas pilihan strategis kami untuk Shopee,” kata Forrest Li dalam konferensi pers.

Strategi Logistik Jadi Kunci Pertumbuhan

Sea Group menilai investasi besar pada sektor logistik menjadi faktor utama di balik pertumbuhan Shopee. Perusahaan mengembangkan berbagai layanan pengiriman, termasuk pengiriman instan dan pengiriman di hari yang sama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di kota-kota besar.

Layanan logistik internal Shopee, SPX Express, kini memproses lebih dari 30 juta paket setiap hari di berbagai wilayah operasi seperti Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil.

Menurut Forrest Li, peningkatan layanan logistik ini membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih cepat dan nyaman bagi pengguna.

“Di wilayah perkotaan padat penduduk, kami meningkatkan layanan pengiriman instan dan pengiriman di hari yang sama untuk pembeli yang menghargai kecepatan dan kenyamanan,” ujarnya.

GMV Shopee Melonjak

Selain mencatat laba, Shopee juga menunjukkan pertumbuhan kuat dari sisi nilai barang dagangan kotor atau Gross Merchandise Value (GMV).

Pada tahun 2025, GMV Shopee mencapai US$127,4 miliar, meningkat 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk 2026, perusahaan menargetkan pertumbuhan GMV sekitar 25 persen.

GMV sendiri merupakan total nilai transaksi barang yang dijual di platform sebelum dikurangi biaya operasional, pengembalian barang, dan pengeluaran lainnya.

Dominasi Pasar Asia Tenggara

Shopee juga masih menjadi pemain utama di pasar e-commerce Asia Tenggara. Data dari TMO Group menunjukkan bahwa Shopee unggul dalam jumlah pengunjung marketplace di berbagai negara.

Beberapa pangsa pasar Shopee di kawasan tersebut antara lain:

  • Vietnam: 79 persen
  • Malaysia: 61 persen
  • Thailand: 63 persen

Dominasi ini didukung oleh jumlah pengguna yang terus meningkat serta strategi ekspansi layanan digital.

Saham Turun Meski Kinerja Meningkat

Meski mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat, kinerja keuangan Sea Group masih belum sepenuhnya memuaskan investor. Laba per saham kuartalan tercatat sebesar US$0,63, lebih rendah dari perkiraan analis yang berada di level US$0,75.

Akibatnya, harga saham Sea turun 16,5 persen pada perdagangan Selasa. Harga saham perusahaan ditutup di US$87,82, jauh di bawah level sekitar US$190 yang sempat dicapai pada Oktober tahun lalu.

Beberapa analis menilai penurunan margin terjadi karena perusahaan masih menggelontorkan investasi besar untuk logistik dan layanan digital.

Namun, analis Maybank Securities Singapura Hussaini Saifee menilai kondisi tersebut merupakan strategi jangka panjang.

Ia menyebut investasi besar tersebut sebagai penderitaan jangka pendek untuk keuntungan jangka panjang.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Shopee #SeaGroup #Ecommerce #BisnisDigital #Teknologi #EkonomiDigital #StartupAsia
Previous Post

THR Rp11,16 Triliun Cair untuk 2,07 Juta Aparatur Negara

musa

musa

Related Posts

bebek
Business

Kakek 68 Tahun di Rorotan Raup Cuan Fantastis dari Bebek.

04/03/2026
uang
Business

Robert Kiyosaki: Bukan Uang Tunai, Ini 3 Aset Paling Aman

09/02/2026
bitcoin
Business

Pasar Kripto Berdarah! Bitcoin Anjlok 13% dalam Sehari.

07/02/2026
batu
Business

Hitung Bea Keluar Batu Bara, Bahlil Minta Pengusaha Tak Rugi

09/01/2026
sawit
Business

Prabowo: Sawit Bisa Jawab Kebutuhan Energi Papua

18/12/2025
umkm
Business

Lagi Viral! UMKM Dinilai Lebih Suka Jual Barang dari China

09/12/2025
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.