Jurnal Pelopor – Peta kekuatan sepak bola Eropa musim 2025/2026 mengalami pergeseran yang cukup mencolok. Berdasarkan hasil terbaru yang dirilis pada Kamis (26/2/2026), babak 16 besar Liga Champions secara resmi telah mengunci daftar peserta dengan dominasi mutlak dari klub-klub Inggris.
Berikut adalah laporan lengkap mengenai daftar tim yang akan berlaga di fase gugur:
Dominasi Total Premier League (Inggris)
Sejarah tercipta musim ini setelah enam klub Inggris berhasil menyapu bersih tempat di babak 16 besar. Kedalaman kualitas liga domestik mereka terbukti mampu berbicara banyak di level kontinental:
-
Arsenal & Manchester City: Tetap menjadi kandidat juara dengan performa paling konsisten.
-
Liverpool: Kembali menegaskan status mereka sebagai “raja Eropa” yang selalu berbahaya.
-
Tottenham Hotspur, Chelsea, & Newcastle United: Melengkapi dominasi Inggris, membuktikan kualitas papan atas Premier League yang merata.
Nasib Tragis Serie A: Hanya Atalanta yang Tersisa
Kontras dengan Inggris, wakil Italia (Serie A) mengalami penurunan performa yang drastis. Setelah gugurnya raksasa seperti Juventus dan Inter Milan, Italia kini hanya bergantung pada satu tim:
-
Atalanta: Menjadi penyelamat wajah Italia. Tim asuhan Gian Piero Gasperini ini kembali membuktikan bahwa status mereka sebagai “Giant Killer” bukan sekadar keberuntungan.
Daftar Lengkap Tim yang Lolos ke 16 Besar
Berdasarkan pengumuman resmi UEFA per 25 Februari 2026, berikut adalah 16 tim yang berhasil mengamankan tiket fase gugur:
| Liga / Negara | Tim yang Lolos |
| Inggris (6 Tim) | Arsenal, Man City, Liverpool, Tottenham, Chelsea, Newcastle |
| Spanyol (2 Tim) | Real Madrid, Atletico Madrid |
| Jerman (2 Tim) | Bayern Munchen, Bayer Leverkusen |
| Prancis (1 Tim) | Paris Saint-Germain (PSG) |
| Italia (1 Tim) | Atalanta |
| Norwegia (1 Tim) | Bodo/Glimt |
| Turki (1 Tim) | Galatasaray |
| Portugal (1 Tim) | FC Porto |
| Belanda (1 Tim) | PSV Eindhoven |
Kejutan Musim Ini
Selain dominasi Inggris, keberhasilan Bodo/Glimt (Norwegia) dan Galatasaray (Turki) menembus 16 besar menjadi warna tersendiri. Bodo/Glimt bahkan disebut sebagai tim dengan efisiensi gaji terbaik, membuktikan bahwa kesuksesan di Liga Champions tidak melulu soal belanja pemain mahal.
Di sisi lain, tersingkirnya Juventus dan Inter Milan menjadi pukulan telak bagi koefisien liga Italia di kancah Eropa.
Dengan komposisi enam tim Inggris di babak ini, probabilitas terjadinya “All-English Final” atau pertemuan sesama tim Inggris di babak perempat final menjadi sangat tinggi. Namun, kehadiran Real Madrid yang baru saja menyingkirkan Benfica tetap menjadi ancaman utama bagi dominasi klub-klub Premier League.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







