Jurnal Pelopor – Kabar positif datang dari dunia sepak bola tanah air. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi merilis pembaruan ranking kompetisi klub Asia per Senin (23/2/2026). Hasilnya, Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan dengan menggeser posisi Kamboja.
Keberhasilan ini tidak lepas dari performa wakil-wakil Indonesia di panggung Asia sepanjang musim 2025/2026.
Poin Tertinggi dalam 7 Musim Terakhir
Indonesia kini menduduki peringkat ke-18 Asia dengan koleksi 26.299 poin. Lonjakan ini dipicu oleh tambahan 10.033 poin yang diraih hanya dalam satu semester musim ini—rekor poin tertinggi Indonesia sejak tahun 2017.
Peningkatan ini berdampak langsung pada posisi di kawasan:
-
Menggeser Kamboja: Kamboja kini melorot ke posisi ke-22.
-
Unggul atas pesaing regional: Indonesia kini berada di atas Turkmenistan, Hong Kong, dan Kuwait dalam tabel ranking terbaru.
Faktor Pendorong: Kiprah Persib dan Dewa United
Kenaikan drastis poin Indonesia dipengaruhi oleh dua faktor utama di kompetisi klub AFC:
-
Persib Bandung: Keberhasilan “Maung Bandung” menembus babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2) menjadi penyumbang poin terbesar bagi koefisien liga Indonesia.
-
Dewa United: Peluang penambahan poin masih terbuka lebar karena Dewa United masih berkompetisi di AFC Challenge League 2025/2026.
Daftar 10 Besar & Posisi Indonesia (Februari 2026)
Di tingkat teratas, Arab Saudi berhasil merebut posisi puncak dari Jepang berkat dominasi klub-klub mereka di kasta Elite Asia.
| Peringkat | Negara | Total Poin |
| 1 | Arab Saudi | 122.195 |
| 2 | Jepang | 108.952 |
| 3 | Korea Selatan | 85.584 |
| 4 | Uni Emirat Arab | 74.253 |
| 5 | Iran | 68.918 |
| 6 | Qatar | 64.501 |
| 7 | Thailand | 58.721 |
| 8 | China | 49.483 |
| 9 | Australia | 46.658 |
| 10 | Uzbekistan | 46.658 |
| … | … | … |
| 18 | Indonesia | 26.299 |
Dampak bagi Kuota Kompetisi
Meskipun peringkat Indonesia naik, perlu dicatat bahwa jumlah slot wakil Indonesia di kompetisi Asia untuk musim depan belum akan berubah. AFC biasanya menggunakan kalkulasi poin di akhir musim atau periode tertentu untuk menentukan distribusi jatah klub (slot) di musim-musim berikutnya.
Lonjakan ke peringkat 18 adalah sinyal bahwa kualitas kompetisi domestik mulai mampu bersaing di level kontinental. Jika tren positif ini berlanjut, Indonesia memiliki peluang besar untuk mendapatkan jatah langsung di kasta tertinggi (ACL Elite) pada masa mendatang, menyusul Thailand yang sudah mapan di posisi 7 besar.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







