• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Semeru Erupsi 30 Kali dalam 6 Jam, Status Tetap Siaga

Gunung Semeru erupsi 30 kali dalam enam jam, aktivitas vulkanik meningkat dan status tetap Level III Siaga.

musa by musa
12/01/2026
in Nasional
0
erupsi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  —  Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Dalam kurun waktu enam jam, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami 30 kali erupsi, disertai gempa embusan, gempa tektonik jauh, hingga getaran banjir. Aktivitas tersebut terekam selama periode pengamatan Minggu siang hingga sore dan membuat status Semeru tetap berada pada Level III atau Siaga.

Aktivitas Erupsi Intens dalam 6 Jam

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas terjadi pada Minggu (11/1/2026) pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, tercatat 30 kali gempa letusan atau erupsi.

“Selama enam jam terakhir tercatat Gunung Semeru mengalami 30 kali gempa letusan dengan amplitudo berkisar 15 hingga 22 milimeter dan durasi gempa antara 76 sampai 136 detik,” ujar Mukdas.

Selain gempa letusan, aktivitas vulkanik Semeru juga diiringi satu kali gempa embusan. Gempa ini memiliki amplitudo 8 milimeter dengan durasi 56 detik, yang mengindikasikan adanya tekanan gas dari dalam gunung.

Gempa Tektonik dan Getaran Banjir Terdeteksi

Tak hanya aktivitas erupsi, Gunung Semeru juga merekam satu kali gempa tektonik jauh. Gempa tersebut memiliki amplitudo 8 milimeter, dengan selisih waktu gelombang S–P selama 18 detik dan durasi gempa 38 detik.

Yang patut menjadi perhatian, lanjut Mukdas, adalah terdeteksinya satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo cukup besar, yakni 35 milimeter. Getaran ini tercatat berlangsung lama, mencapai 6.120 detik, dan mengindikasikan potensi aliran material vulkanik bercampur air di alur sungai.

Kondisi Visual dan Cuaca di Sekitar Semeru

Secara visual, Gunung Semeru terpantau tertutup kabut dengan intensitas bervariasi, mulai dari 0–II hingga 0–III. Asap kawah tidak teramati secara jelas akibat kondisi cuaca yang mendung hingga hujan. Arah angin terpantau lemah dan bertiup ke arah selatan.

Kondisi ini membuat pengamatan visual erupsi menjadi terbatas, meskipun aktivitas kegempaan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Status Siaga dan Rekomendasi PVMBG

Mukdas menegaskan bahwa status Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tetap harus waspada karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar bisa mencapai jarak hingga 17 kilometer dari puncak,” jelasnya.

Radius Bahaya Lima Kilometer dari Kawah

PVMBG juga mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Area ini dinilai rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Selain Besuk Kobokan, warga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, dan sungai-sungai kecil yang bermuara ke Besuk Kobokan.

Peningkatan aktivitas Gunung Semeru ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus mematuhi rekomendasi otoritas dan tidak mendekati zona berbahaya. Apakah kesiapsiagaan warga di sekitar Semeru sudah cukup menghadapi potensi bencana lanjutan?

Sumber:  Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #GunungSemeru #Erupsi #Vulkanik #StatusSiaga #BencanaAlam #PVMBG #JawaTimur
Previous Post

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

Next Post

Awal Ramadhan 2026 Diprediksi Tidak Serentak

musa

musa

Related Posts

kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
mark-up
Nasional

Prabowo Murka, Bongkar Dugaan Mark-Up Energi

13/01/2026
banjir
Nasional

Banjir Rendam Jakarta, Sejumlah Ruas Tol Macet Panjang

13/01/2026
balikpapan
Nasional

RDMP Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Ditarget Nol

13/01/2026
ronald
Nasional

Timothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Kripto

12/01/2026
Next Post
ramadhan

Awal Ramadhan 2026 Diprediksi Tidak Serentak

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.