• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Persija Kalah dari Persib, Mauricio Souza Luapkan Kekecewaan

Mauricio Souza kecewa usai Persija kalah dari Persib, menyoroti laga terlalu sering terhenti dan keputusan wasit.

musa by musa
12/01/2026
in Olahraga
0
persija
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  —  Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung dalam laga panas BRI Super League 2025/2026 menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza. Usai laga yang berakhir dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Souza secara terbuka meluapkan unek-uneknya, terutama soal jalannya pertandingan yang dinilainya terlalu sering terhenti serta keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.

Persija Tumbang di Derbi Klasik

Persija harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib dalam duel bertajuk derbi klasik Indonesia tersebut. Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit keempat menjadi pembeda sekaligus memastikan Maung Bandung mengunci kemenangan penting di pekan ke-17.

Situasi semakin berat bagi Persija setelah harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-53. Bruno Tubarao diganjar kartu merah langsung oleh wasit Ko Hyung-jin usai melakukan pelanggaran keras. Kondisi ini membuat Persija kesulitan mengembangkan permainan hingga peluit akhir dibunyikan.

Mauricio Souza Keluhkan Intensitas Laga

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Mauricio Souza menyoroti jalannya laga yang menurutnya kehilangan intensitas akibat terlalu banyak interupsi. Ia menilai pertandingan dengan tensi tinggi seperti Persib vs Persija seharusnya berjalan lebih mengalir dan minim gangguan.

“Saya ingin melihat pertandingan di Indonesia lebih intens. Intensitas di dalam lapangan harusnya dijaga, tapi pertandingan ini terlalu sering berhenti,” ujar Souza.

Ia menambahkan, banyaknya bola mati dan interaksi panjang antara wasit dan pemain membuat ritme permainan terus terputus. Hal itu, menurutnya, merugikan kualitas pertandingan secara keseluruhan.

Sorotan Tajam untuk Wasit

Souza secara khusus mengkritisi kepemimpinan wasit Ko Hyung-jin. Pelatih asal Brasil itu menilai sang pengadil lapangan terlalu banyak berbicara dengan pemain saat terjadi pelanggaran, alih-alih langsung mengambil keputusan.

“Setiap free kick, wasit datang, bicara lama dengan pemain. Kalau memang pelanggaran, ya putuskan saja. Kalau penalti, kasih penalti. Jangan membuat pertandingan berhenti terus,” tegasnya.

Puncak kekecewaan Souza tertuju pada keputusan wasit yang hanya memberikan tambahan waktu empat menit di akhir pertandingan, meski laga dinilai banyak terhenti.

Waktu Efektif Jadi Masalah Lama

Souza bahkan menyebut waktu efektif pertandingan jauh dari ideal. Menurut perhitungannya, bola aktif di babak pertama hanya sekitar 23 menit, sementara di babak kedua sekitar 22 menit.

“Penonton membeli tiket untuk 90 menit pertandingan. Tapi yang mereka tonton efektifnya hanya sekitar 45 sampai 47 menit,” ungkapnya.

Ia menilai persoalan ini bukan kali pertama terjadi dan sudah menjadi masalah klasik dalam kompetisi sepak bola nasional, terutama akibat terlalu banyak bola mati dan waktu terbuang.

Persaingan Ketat Musim Ini

Meski kecewa dengan hasil dan kepemimpinan wasit, Souza mengakui persaingan musim ini sangat ketat. Kekalahan dari Persib menjadi pukulan bagi Persija, sementara bagi Maung Bandung, kemenangan ini mengokohkan posisi mereka di papan atas klasemen.

Laga Persib vs Persija kembali membuktikan bahwa derbi klasik Indonesia bukan hanya soal hasil, tetapi juga menyisakan perdebatan panjang soal kualitas kompetisi. Pertanyaannya kini, apakah keluhan Mauricio Souza akan menjadi pemicu perbaikan serius terhadap waktu efektif dan standar kepemimpinan wasit di BRI Super League?

Sumber:  Bola.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Persija #Persib #BRISuperLeague #SepakBolaIndonesia #MacanKemayoran #MaungBandung #Wasit
Previous Post

Kaesang Incar Jateng, PDI-P Klaim Tetap Menang

Next Post

KPK Umumkan OTT Pajak Tanpa Hadirkan Tersangka

musa

musa

Related Posts

diaspora
Olahraga

Herdman Yakin Pemain Diaspora Mudah Dibujuk Bela Timnas

14/01/2026
xabi
Olahraga

Xabi Alonso Out, Arbeloa Resmi Tangani Real Madrid

14/01/2026
sunderland
Olahraga

Sunderland Naik Kelas, Bek Real Madrid Jadi Target

13/01/2026
proliga
Olahraga

Awal Proliga 2026, Popsivo Polwan & Bhayangkara Presisi Melesat

13/01/2026
atlet
Olahraga

Cair Miliaran! Atlet dengan Bonus Terbesar SEA Games 2025

10/01/2026
bali united
Olahraga

Gol Kilat dan 2 Kartu Merah, Bali United Permalukan PSM

10/01/2026
Next Post
tersangka

KPK Umumkan OTT Pajak Tanpa Hadirkan Tersangka

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.