• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

5 Fakta KM Putri Sakinah Pembawa Pelatih Valencia

5 fakta tenggelamnya kapal pinisi KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, membawa pelatih Valencia CF dan pencarian masih berlangsung.

musa by musa
29/12/2025
in Nasional
0
5 Fakta KM Putri Sakinah Pembawa Pelatih Valencia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Insiden tenggelamnya kapal wisata pinisi KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan luas publik nasional maupun internasional. Kapal tersebut diketahui membawa pelatih Tim B Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama keluarganya saat mengalami kecelakaan laut. Hingga Minggu (28/12/2025), proses pencarian korban masih terus berlangsung.

Berikut lima fakta utama terkait peristiwa tersebut.

1. Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Masih Hilang

KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, pada Jumat (26/12/2025) malam. Kapal wisata itu mengangkut 11 orang, terdiri dari enam wisatawan asal Spanyol, empat anak buah kapal (ABK), dan satu pemandu wisata.

Dari total penumpang, tujuh orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara empat warga negara asing asal Spanyol masih dinyatakan hilang. Mereka adalah Martin Carreras Fernando serta tiga anaknya, yakni Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.

Pihak Kantor SAR Maumere menyebut pencarian terus dilakukan secara intensif sejak kejadian.

2. Kapal Mengalami Mati Mesin Sebelum Tenggelam

Berdasarkan keterangan awal, KM Putri Sakinah mengalami mati mesin saat berada di perairan Selat Pulau Padar. Dalam kondisi tersebut, kapal kemudian dihantam gelombang laut yang cukup kuat hingga akhirnya karam.

Situasi ini memperburuk kondisi di lapangan dan menyulitkan para penumpang untuk menyelamatkan diri secara mandiri.

3. Diduga Dihantam Gelombang Tinggi Mendadak

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa kapal tenggelam akibat gelombang tinggi jenis swell yang datang secara tiba-tiba. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2 hingga 3 meter dengan periode yang singkat.

Kondisi cuaca tersebut juga menjadi salah satu faktor yang menyulitkan proses pencarian di hari pertama kejadian.

4. Empat Korban Belum Dinyatakan Meninggal Dunia

Basarnas menegaskan bahwa hingga saat ini empat korban yang hilang masih berstatus dalam pencarian dan belum dinyatakan meninggal dunia. Operasi SAR dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, serta relawan penyelam profesional.

Sebanyak empat kapal milik Kemenhub, satu RIB TNI AL, serta personel gabungan diterjunkan ke lokasi pencarian. Total personel yang terlibat mencapai lebih dari 20 orang.

5. Enam Penyelam dan Serpihan Kapal Ditemukan

Pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan menemukan serpihan badan kapal sejauh sekitar 5 nautical mile dari lokasi kejadian. Barang-barang yang ditemukan antara lain tabung gas, puing kapal, serta bagian kamar nakhoda.

Untuk memperluas pencarian bawah laut, enam penyelam profesional dari berbagai asosiasi penyelam di Labuan Bajo diterjunkan, termasuk dari P3Kom, DOCK, dan Gahawisri.

Operasi SAR Masih Berlanjut

Hingga Minggu malam, proses pencarian masih terus dilakukan dengan metode penyisiran laut, pantai, dan penyelaman. Basarnas menyatakan akan terus mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi menemukan empat korban yang masih hilang.

Tragedi KM Putri Sakinah menjadi pengingat pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya di kawasan wisata laut yang rawan perubahan cuaca ekstrem.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #5Fakta #KMPSPutriSakinah #LabuanBajo #KapalWisata #KecelakaanLaut #NTT #BreakingNews #jurnalpelopor
Previous Post

Milan Kudeta Inter Usai Gilas Verona 3-0 di San Siro

Next Post

Penghentian Kasus Nikel Rp2,7 T Diprotes Eks Pimpinan KPK

musa

musa

Related Posts

kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
mark-up
Nasional

Prabowo Murka, Bongkar Dugaan Mark-Up Energi

13/01/2026
banjir
Nasional

Banjir Rendam Jakarta, Sejumlah Ruas Tol Macet Panjang

13/01/2026
balikpapan
Nasional

RDMP Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Ditarget Nol

13/01/2026
ronald
Nasional

Timothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Kripto

12/01/2026
Next Post
nikel

Penghentian Kasus Nikel Rp2,7 T Diprotes Eks Pimpinan KPK

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.