• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Dedi Mulyadi Dukung Langkah Bongkar Teras Cihampelas

Dedi Mulyadi mendukung pembongkaran Teras Cihampelas, menilai skywalk merusak estetika dan daya tarik kawasan wisata Bandung.

musa by musa
18/12/2025
in Nasional
0
dedi mulyadi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota Bandung untuk membongkar Teras Cihampelas atau Skywalk Cihampelas. Menurut Dedi, keberadaan bangunan tersebut justru merusak estetika kawasan Jalan Cihampelas yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi dan wisata paling mapan di Kota Bandung.

Ia menilai, alih-alih memperindah kawasan, struktur skywalk malah menutup pandangan dan mengurangi daya tarik visual Cihampelas.

Penolakan yang Sudah Disampaikan Sejak Lama

Dedi mengungkapkan bahwa sikapnya terhadap Teras Cihampelas bukan hal baru. Ia mengaku telah lama menyampaikan pandangan tersebut kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Menurutnya, kawasan Cihampelas sudah berkembang secara alami tanpa perlu tambahan struktur besar di atas jalan.

Sebelum skywalk dibangun, Cihampelas telah memiliki ekosistem ekonomi yang hidup. Deretan hotel, pusat perbelanjaan seperti Ciwalk, outlet, hingga restoran tumbuh rapi dan saling mendukung. Namun, setelah Teras Cihampelas berdiri, banyak bangunan justru tertutup dan kehilangan eksposur visual.

“Cihampelas itu ekonominya sudah mapan. Ada hotel, ada Ciwalk, kemudian outlet, rapi dan restoran ekonominya sudah tumbuh dari dulu. Justru dengan adanya Teras Cihampelas ini, mereka menjadi tidak kelihatan,” ujar Dedi.

Pilar Besi Dinilai Merusak Estetika Kawasan

Menurut Dedi, persoalan utama Teras Cihampelas bukan terletak pada warna cat atau konsep penataan. Masalah utamanya justru ada pada struktur fisik bangunan. Pilar-pilar besi dan konstruksi skywalk dianggap menjadi penghalang pandangan dan merusak keindahan kawasan.

Ia menegaskan bahwa upaya kosmetik seperti pengecatan ulang tidak akan mengubah dampak visual yang ditimbulkan oleh struktur tersebut.

“Walaupun dicat kanan-kiri berwarna, tetap saja besi-besi itu menjadi penghalang pandangan dan membuat estetika menjadi rusak,” katanya.

Pembongkaran Dinilai Satu-satunya Pilihan

Atas pertimbangan itu, Dedi menilai pembongkaran menjadi satu-satunya pilihan realistis. Ia menolak gagasan perbaikan atau pengaktifan kembali fungsi perdagangan di atas skywalk karena dinilai tidak akan bertahan lama.

Menurutnya, selama struktur utama tetap ada, persoalan estetika dan fungsi kawasan tidak akan terselesaikan.

“Kalau menurut saya, sudah bongkar saja. Enggak ada pilihan. Karena kalaupun nanti dicat lagi atau dibikin jualan lagi, itu enggak akan lama bertahan,” tegas mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Pemkot Bandung Temukan Masalah Administratif

Sikap Dedi sejalan dengan keputusan terbaru Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Setelah sebelumnya sempat menyatakan tidak akan membongkar Teras Cihampelas, Farhan akhirnya mengambil langkah tegas usai dilakukan penelusuran administratif.

Hasilnya, Teras Cihampelas tahap satu dan dua diketahui tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Ketiadaan dokumen tersebut membuat bangunan skywalk tidak dapat dipertahankan secara hukum.

“Teras Cihampelas itu tidak punya PBG, tidak punya SLF. Jadi memang harus dibongkar,” ujar Farhan.

Penataan Kota dan Tantangan ke Depan

Rencana pembongkaran Teras Cihampelas kini menjadi simbol perubahan arah penataan Kota Bandung. Pemerintah daerah ingin mengembalikan wajah Cihampelas agar lebih terbuka, estetis, dan fungsional.

Namun, keputusan ini juga menjadi pengingat pentingnya perencanaan matang dan kepatuhan administratif dalam pembangunan fasilitas publik.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #DediMulyadi #TerasCihampelas #Bandung #SkywalkCihampelas #PenataanKota #Wisata #JawaBarat #jurnalpelopor
Previous Post

Atalia Gugat Cerai, Ridwan Kamil Siapkan 8 Pengacara

Next Post

Demi Saweran, Resbob Sengaja Bikin Gaduh

musa

musa

Related Posts

kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
mark-up
Nasional

Prabowo Murka, Bongkar Dugaan Mark-Up Energi

13/01/2026
banjir
Nasional

Banjir Rendam Jakarta, Sejumlah Ruas Tol Macet Panjang

13/01/2026
balikpapan
Nasional

RDMP Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Ditarget Nol

13/01/2026
ronald
Nasional

Timothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Kripto

12/01/2026
Next Post
resbob

Demi Saweran, Resbob Sengaja Bikin Gaduh

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.