Jurnal Pelopor – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hubungan antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia semakin baik. Hal ini disampaikan dalam sambutannya saat menerima CNBC Indonesia Awards 2025 di Hotel Kempinski, Jakarta.
Respons Pertanyaan Boediono
Pernyataan Purbaya itu sekaligus menjawab pertanyaan mantan Menkeu Boediono, yang menyoal tingkat sinkronisasi antara kebijakan fiskal pemerintah dengan kebijakan moneter BI. Purbaya menegaskan bahwa koordinasi kedua lembaga kini jauh lebih intens.
Perwakilan Kemenkeu Hadir di Setiap RDG
Untuk memastikan sinkronisasi, Purbaya mengirim perwakilan Kemenkeu dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI setiap bulan. Saat RDG November lalu, ia mengutus Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai wakil.
“Setiap RDG kebijakan bunga saya kirim orang ke sana supaya kita lebih sinkron. Terima kasih Pak Boediono atas petunjuknya,” ujar Purbaya.
BI: Kehadiran Kemenkeu Bikin Kebijakan Lebih Selaras
Gubernur BI Perry Warjiyo menyambut positif kehadiran Wamenkeu di RDG. Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah meningkatkan ekspansi fiskal pada kuartal IV/2025, termasuk belanja K/L, bantuan sosial, dan program ekonomi kerakyatan.
Menurut Perry, kehadiran pejabat Kemenkeu membantu BI memahami rencana penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), baik di dalam negeri maupun luar negeri, sehingga menjaga stabilitas makro, moneter, dan nilai tukar.
Fiskal–Moneter Satu Napas
Perry menegaskan bahwa koordinasi seperti ini sangat penting untuk menyelaraskan operasi moneter BI dengan kebijakan fiskal pemerintah. Sinkronisasi keduanya diyakini memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan sektor riil.
Sumber: CNBC Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







