• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Zulhas Bantah MBG Jadi Penyebab Kenaikan Harga Telur

Zulhas membantah kenaikan harga telur akibat program Makan Bergizi Gratis, menegaskan harga masih stabil dan terkendali.

musa by musa
30/12/2025
in Nasional
0
telur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  –  Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah keras anggapan bahwa kenaikan harga telur ayam ras disebabkan oleh tingginya permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, hingga saat ini harga telur masih berada dalam kondisi stabil dan terkendali.

Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat meninjau kondisi pasar di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (29/12/2025). Menurutnya, tidak ada lonjakan permintaan telur yang signifikan akibat pelaksanaan program MBG.

“(Harga telur) stabil, harganya sama saja. Kan diatur,” ujar Zulhas di hadapan awak media.

Skema MBG Diatur Bergiliran

Zulhas menjelaskan, kebutuhan bahan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertumpu pada satu komoditas. Pemerintah menerapkan skema pengaturan menu secara bergiliran, sehingga permintaan tidak menumpuk pada satu jenis pangan dalam waktu bersamaan.

Dalam praktiknya, menu MBG disusun dengan variasi sumber protein. Telur, ikan, ayam, hingga daging digunakan secara bergantian. Pola ini bertujuan menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar.

“Telur hari ini, besok ikan, besok ayam, besok lagi daging,” jelas Zulhas.

Dengan sistem tersebut, pemerintah memastikan tidak ada komoditas yang mengalami lonjakan permintaan mendadak. Langkah ini juga dinilai efektif untuk mencegah gejolak harga di tingkat konsumen.

Pemerintah Pantau Harga Pangan Strategis

Lebih lanjut, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap harga pangan strategis. Telur ayam ras termasuk salah satu komoditas yang diawasi secara ketat karena perannya sebagai sumber protein utama masyarakat.

Menurutnya, stabilitas harga pangan menjadi prioritas, terutama menjelang pergantian tahun yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi. Pemerintah ingin memastikan program bantuan pangan tetap berjalan tanpa menimbulkan efek samping berupa kenaikan harga di pasar.

Ia juga menegaskan bahwa distribusi pangan nasional sejauh ini berjalan lancar. Stok tersedia dengan cukup dan tidak ada hambatan signifikan dalam rantai pasok.

Data Kebutuhan Telur Nasional

Berdasarkan data Badan Pangan, kebutuhan konsumsi telur ayam ras di Indonesia dalam satu tahun diperkirakan mencapai 6,487 juta ton. Dari jumlah tersebut, kebutuhan untuk program MBG hanya sekitar 1,96 persen atau setara 127,3 ribu ton.

Angka itu menunjukkan bahwa kontribusi MBG terhadap total konsumsi telur nasional relatif kecil. Dengan porsi tersebut, pemerintah menilai kecil kemungkinan program MBG menjadi pemicu utama kenaikan harga telur.

Sementara itu, hingga 24 Desember 2025, rata-rata harga telur ayam ras tercatat berada di kisaran Rp31.595 per kilogram. Pemerintah menilai harga tersebut masih berada dalam rentang wajar dan stabil.

Komitmen Jaga Stabilitas Harga

Zulhas menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pelaksanaan program sosial dan stabilitas ekonomi. Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas nasional, namun pelaksanaannya dirancang agar tidak mengganggu mekanisme pasar.

Dengan pengaturan menu yang fleksibel, pemantauan harga yang ketat, serta distribusi pangan yang terjaga, pemerintah optimistis kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi tanpa membebani konsumen.

“Yang terpenting, masyarakat tetap bisa membeli bahan pangan dengan harga terjangkau,” tutup Zulhas.

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Zulhas #HargaTelur #MakanBergiziGratis #Pangan #PasarKramatJati #EkonomiRakyat #StabilitasHarga #jurnalpelopor
Previous Post

Pemerintah Mulai Godok Wacana Beras Satu Harga

Next Post

Tragis, Siswi Kelas 6 SD Diduga Bunuh Ibu Kandung di Medan

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
siswi

Tragis, Siswi Kelas 6 SD Diduga Bunuh Ibu Kandung di Medan

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.