• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Wow! RI Bakal Kelola Harta Karun Super Langka

Pemerintah gencar eksplorasi logam tanah jarang, “harta karun super langka” dunia, demi kemandirian energi dan penguatan industri Indonesia.

musa by musa
09/09/2025
in Nasional
0
harta karun
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Pemerintah Indonesia semakin serius menggarap potensi logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth element, yang disebut sebagai salah satu “harta karun super langka” dunia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa saat ini eksplorasi dan pemetaan LTJ tengah dilakukan di berbagai daerah untuk memetakan cadangan yang bisa dikelola oleh negara.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa meski LTJ kerap muncul sebagai mineral ikutan dalam proses pengolahan tambang, pengelolaannya tidak berada langsung di bawah Minerba. Menurutnya, urusan LTJ lebih tepat ditangani oleh Badan Geologi dan lembaga khusus yang sedang dipersiapkan pemerintah.

“LTJ kemungkinan besar akan dikelola negara. Karena sifatnya strategis dan berbeda dengan mineral lain yang selama ini dikelola swasta,” jelas Tri di Gedung Kementerian ESDM, Senin (8/9/2025).

Badan Baru untuk Mineral Strategis

Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus lalu melantik Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekaligus Kepala Badan Industri Mineral yang baru dibentuk. Badan ini akan fokus pada pengelolaan mineral strategis, terutama LTJ, yang sangat penting bagi industri teknologi, pertahanan, dan energi bersih.

Brian menegaskan bahwa LTJ tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menyangkut kedaulatan bangsa. Pasalnya, logam tanah jarang merupakan bahan vital dalam pembuatan chip semikonduktor, turbin angin, kendaraan listrik, hingga sistem persenjataan modern.

“Material strategis ini penting untuk kedaulatan bangsa. Jika kita mampu mengelola dengan benar, LTJ bisa jadi penggerak ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor industri global,” ujar Brian di Istana Negara.

Meski begitu, ia belum merinci secara jelas di bawah kementerian mana badan ini akan bernaung. Namun, ia memastikan sinergi dengan perguruan tinggi akan diperkuat agar riset dan pengembangan teknologi LTJ bisa langsung diterapkan di industri.

Potensi Besar, Harga Fantastis

Indonesia disebut memiliki cadangan LTJ yang tersebar di beberapa wilayah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Bangka Belitung. Nilainya tidak main-main, diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar per ton di pasar global. Jika dikelola dengan baik, sumber daya ini bisa menjadikan Indonesia salah satu pemain penting dalam rantai pasok mineral kritis dunia.

Selain itu, pengelolaan LTJ oleh negara diharapkan dapat menghindari praktik ekspor mentah yang selama ini sering merugikan Indonesia. Pemerintah berkomitmen agar hasil olahan LTJ nantinya bisa masuk ke industri hilir, memberi nilai tambah, sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Menuju Kemandirian Teknologi

Langkah pemerintah ini dipandang sebagai strategi jangka panjang dalam menghadapi persaingan global. Sebab, saat ini pasokan LTJ dunia masih didominasi oleh China, yang menguasai lebih dari 60% produksi global. Dengan pengelolaan yang tepat, Indonesia berpeluang memutus ketergantungan pada impor sekaligus memperkuat posisi tawar di panggung internasional.

“Karena muatan teknologinya sangat besar, pengembangan LTJ akan melibatkan universitas, riset, dan transfer teknologi. Dari sinilah kita harap kemandirian industri nasional bisa terwujud,” tambah Brian.

Dengan semua langkah ini, Indonesia tak hanya mengamankan “harta karun super langka”-nya, tetapi juga membuka jalan menuju era baru kedaulatan energi, teknologi, dan industri pertahanan.

 

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #LogamTanahJarang #RareEarth #EnergiIndonesia #HartaKarunIndonesia #ESDM #IndustriStrategis #EkonomiHijau #IndonesiaMaju #InvestasiEnergi #SumberDayaAlam
Previous Post

Kabinet Merah Putih Jilid I: Sri Mulyani-Budi Gunawan Out!

Next Post

Rekor Baru Ronaldo Hiasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
piala

Rekor Baru Ronaldo Hiasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.