• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Wali Kota Palsu Terbukti Jual Manusia, Dipenjara Seumur Hidup

Alice Guo dipenjara seumur hidup setelah terbukti memakai identitas palsu dan terlibat jaringan perdagangan manusia lewat perjudian online.

musa by musa
21/11/2025
in World
0
manusia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  –  Pengadilan Filipina resmi menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Alice Guo, warga negara China yang selama ini hidup dengan identitas palsu sebagai warga Filipina dan bahkan menjabat sebagai Wali Kota Bamban, wilayah di utara Manila. Vonis ini dijatuhkan setelah Guo terbukti terlibat dalam jaringan perdagangan manusia yang beroperasi melalui pusat perjudian daring berskala besar.

Terbongkar Lewat Penggerebekan Kompleks Perjudian Daring

Kasus Alice Guo mencuat setelah otoritas Filipina menggerebek sebuah kompleks perjudian daring pada Maret 2024. Penggerebekan dilakukan setelah seorang pekerja asal Vietnam berhasil kabur dan meminta bantuan polisi. Dari lokasi itu, aparat menemukan gedung perkantoran, vila mewah, hingga kolam renang besar yang selama ini menjadi tempat ratusan orang dipaksa bekerja melakukan penipuan online.

Lebih dari 700 orang dari berbagai negara mulai dari Filipina, China, Malaysia, Vietnam, Indonesia, Taiwan, hingga Rwanda ditemukan sebagai korban. Dalam operasi itulah aparat mendapati dokumen penting yang mengungkap identitas asli Guo sebagai warga negara China sekaligus presiden perusahaan pemilik kompleks tersebut.

Delapan Terdakwa Divonis Seumur Hidup

Jaksa Penuntut Umum Olivia Torrevillas menyampaikan bahwa pengadilan menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Guo dan tujuh terdakwa lainnya. Mereka dinyatakan bersalah karena mengorganisasi perdagangan manusia dan menyiksa para korban demi keuntungan operasional situs perjudian daring. Torrevillas tidak membeberkan seluruh nama terdakwa lain karena dilindungi undang-undang kerahasiaan data.

Komisi Anti-Kejahatan Terorganisasi Filipina menegaskan bahwa bukti berupa percakapan dalam grup obrolan menjadi elemen penting dalam menjatuhkan putusan. Dari bukti itu terlihat jelas bahwa Guo dan beberapa orang lain memimpin serta mengatur operasi perdagangan manusia di dalam kompleks.

Buronan hingga Ditangkap di Indonesia

Alice Guo, yang baru berusia 35 tahun, sempat melarikan diri dari Filipina pada 2024. Pelarian itu berakhir setelah ia ditangkap oleh polisi Indonesia pada September 2024 sebelum diekstradisi kembali ke Manila untuk menjalani proses hukum.

Hingga kini, Kedutaan Besar China di Filipina belum memberikan komentar resmi terkait vonis tersebut.

Industri Penipuan Online Jadi Sorotan Internasional

Kasus Guo semakin memperkuat kekhawatiran dunia mengenai maraknya penipuan transnasional di Asia Tenggara. Menurut laporan PBB, kerugian akibat penipuan ini mencapai US$37 miliar pada tahun 2023, meski angka sebenarnya diyakini jauh lebih besar.

Pemerintah Filipina juga telah mengambil langkah tegas. Presiden Ferdinand Marcos melarang operasi perjudian lepas pantai sejak 2024, menyusul kemarahan publik atas kasus Guo. Ia juga memerintahkan seluruh tenaga kerja asing yang bekerja secara ilegal di pusat-pusat perjudian tersebut untuk segera meninggalkan Filipina.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AliceGuo #Filipina #IdentitasPalsu #PerdaganganManusia #PerjudianOnline #Bamban #VonisSeumurHidup
Previous Post

Dosen Untag Tewas Misterius, Publik Desak Transparansi

Next Post

Kapadze Muncul di Istiqlal! Publik Yakin Jadi Pelatih Baru Timnas

musa

musa

Related Posts

greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
lahan
World

Lahan Strategis 500 Meter dari Masjidil Haram Dimenangkan RI

07/01/2026
venezuela
World

Berubah Sikap, Pemimpin Sementara Venezuela Siap Gandeng AS

06/01/2026
Next Post
pelatih

Kapadze Muncul di Istiqlal! Publik Yakin Jadi Pelatih Baru Timnas

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.