Jurnal Pelopor – Pertandingan Liverpool melawan Wolverhampton Wanderers pada pekan ke-18 Premier League 2025/2026 bukan sekadar laga Boxing Day biasa. Duel yang digelar di Stadion Anfield, Sabtu (27/12/2025) malam WIB, menjadi momen emosional bagi keluarga besar Liverpool, Wolverhampton, dan pencinta sepak bola dunia. Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim sejak wafatnya Diogo Jota pada awal Juli lalu.
Diogo Jota meninggal dunia bersama adiknya, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil tragis di Spanyol pada 3 Juli 2025. Kepergian mendadak winger Timnas Portugal itu mengguncang dunia sepak bola, terutama dua klub Inggris yang sangat lekat dengan perjalanan kariernya: Wolverhampton Wanderers dan Liverpool.
Dua Klub, Satu Ikatan Emosional
Liverpool dan Wolverhampton sama-sama memiliki tempat istimewa dalam perjalanan karier Diogo Jota di Inggris. Bersama Wolves, Jota memulai petualangan sepak bola Inggrisnya pada 2017 saat klub tersebut masih berlaga di Championship. Ia menjadi sosok penting dalam keberhasilan promosi Wolves ke Premier League musim 2018/2019.
Performa impresif itu mengantarkannya ke Liverpool pada 2020. Berseragam The Reds selama lima musim, Jota menjelma menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Liga Inggris. Ia mencatatkan 65 gol dan 26 assist, serta ikut mempersembahkan gelar Premier League, Piala FA, dan Carabao Cup bagi klub Merseyside tersebut.
Tak heran jika laga melawan Wolverhampton kini terasa berbeda. Anfield tak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga ruang penghormatan bagi sosok yang begitu dicintai suporter.
Anak-Anak Jota Jadi Maskot Pertandingan
Momen paling menyentuh akan terjadi sebelum sepak mula. Dua putra Diogo Jota, Dinis dan Duarte, dijadwalkan menjadi maskot pertandingan. Mereka akan berjalan memasuki lapangan bersama para pemain, sebuah bentuk penghormatan emosional dari Liverpool untuk sang legenda.
Istri Jota, Rute, juga dijadwalkan hadir langsung di Anfield. Kehadiran keluarga Jota di stadion menjadi simbol bahwa Liverpool tetap memeluk mereka sebagai bagian dari keluarga besar klub, meski sang pemain telah tiada.
Tribun Anfield pun dipastikan akan dipenuhi spanduk, nyanyian, dan tepuk tangan panjang sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Jota.
Pesan Mengharukan dari Arne Slot
Pelatih Liverpool, Arne Slot, tak menyembunyikan emosinya jelang laga tersebut. Dalam catatan resmi klub, Slot menulis pesan menyentuh yang ditujukan untuk keluarga Jota.
Ia menyebut kebersamaan menjadi kekuatan utama Liverpool dalam menghadapi musim yang penuh naik turun, termasuk kehilangan sosok penting seperti Diogo Jota. Slot juga menyoroti betapa beratnya momen Natal pertama yang harus dijalani keluarga Jota tanpa kehadiran sang ayah dan suami.
Slot menegaskan bahwa tidak ada kata yang mampu menggantikan kehilangan tersebut. Namun, ia berharap cinta, dukungan, dan solidaritas dari seluruh keluarga besar Liverpool dapat memberikan sedikit penghiburan.
Anfield, Tempat Kenangan dan Penghormatan
Duel Liverpool vs Wolverhampton kini memiliki makna yang jauh melampaui tiga poin. Anfield akan menjadi saksi bagaimana sepak bola mampu menghadirkan empati, solidaritas, dan kemanusiaan di tengah persaingan.
Untuk Diogo Jota, laga ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah penghormatan, kenangan, dan cinta yang akan terus hidup di hati para pendukung The Reds dan Wolves.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







