Jurnal Pelopor — Sulistia, remaja 18 tahun asal Tangerang, mengungkap perjalanan berat yang ia alami sejak usia 14 tahun. Sebelum ditemukan mengidap gagal ginjal stadium 5, ia sempat bolak-balik memeriksakan diri ke berbagai klinik. Keluhannya selalu dianggap sebagai masalah asam lambung hingga infeksi paru. Kondisinya memburuk begitu cepat hingga ia sempat tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke IGD. Saat itu, barulah dokter memastikan bahwa ia mengalami gagal ginjal stadium lanjut. Karena masih di bawah umur, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit lain dan menjalani perawatan intensif di ICU selama dua minggu, termasuk cuci darah rutin.
Kebiasaan Harian yang Diduga Jadi Pemicu
Kepada detikcom, Sulistia mengakui memiliki kebiasaan sering minum minuman berwarna dan manis, jarang minum air putih, serta mengonsumsi makanan siap saji. Selain itu, ia juga memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi, yang semakin meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Dokter yang menanganinya menjelaskan bahwa pola makan tersebut boleh saja sesekali, namun harus diimbangi dengan konsumsi air putih setidaknya dua liter per hari. Saat ini, empat tahun setelah diagnosis, Sulistia terus menjalani terapi untuk menjaga kondisi ginjalnya tetap stabil.
Sumber: Detik.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







