• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Surat Utang Global RI Diserbu Investor, Dana Tembus Rp30 Triliun

Pemerintah Indonesia terbitkan SUN senilai Rp30,63 triliun dalam dolar AS dan euro, disambut antusias investor global.

musa by musa
10/10/2025
in Nasional
0
surat
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Pemerintah Indonesia sukses menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam dua mata uang asing, yaitu Dolar Amerika Serikat dan Euro, dengan total senilai Rp30,63 triliun. Penerbitan surat utang ini disambut antusias oleh investor global, dengan jumlah penawaran yang masuk jauh melebihi target Kementerian Keuangan.

Penerbitan SUN dilakukan dalam format SEC registered, yang terdaftar di U.S. Securities and Exchange Commission (SEC). Proses pricing telah berlangsung pada 8 Oktober 2025, sementara tanggal penerbitan dijadwalkan pada 16 Oktober 2025.

Rincian Penerbitan dan Seri SUN

Pemerintah menerbitkan dua seri SUN berdenominasi dolar AS, yakni RI0431 senilai US$600 juta dan RI0436 senilai US$1,25 miliar. Sementara itu, dalam denominasi Euro diterbitkan seri RIEUR1033 senilai EUR600 juta.

Dengan kurs yang berlaku, total nilai penerbitan mencapai sekitar Rp30,63 triliun. Menurut Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, langkah ini menjadi penerbitan global bonds format SEC-registered ke-17 yang dilakukan pemerintah Indonesia.

Permintaan Investor Melonjak Tajam

Penawaran SUN berdenominasi dolar dibuka pada sesi pagi di pasar Asia, sementara penawaran Euro dibuka bersamaan dengan pembukaan pasar Eropa di hari yang sama. Hasilnya, orderbook yang masuk mencapai lebih dari US$4,9 miliar dan EUR3 miliar, jauh di atas jumlah penerbitan yang direncanakan.

Adapun final yield untuk SUN denominasi dolar seri RI0431 (tenor 5,5 tahun) sebesar 4,35%, dan RI0436 (tenor 10,5 tahun) sebesar 4,95%. Untuk SUN denominasi Euro seri RIEUR1033 (tenor 8 tahun), yield final mencapai 3,752%.

Penerbitan Obligasi SDG: Komitmen pada Pembiayaan Berkelanjutan

SUN denominasi Euro kali ini diterbitkan dalam format thematic bond SDG (Sustainable Development Goals), yang menjadi SDG bond ketiga sejak 2021. Penerbitan ini berpedoman pada Sustainable Government Securities Framework, yang telah disesuaikan dengan standar internasional seperti International Capital Market Association (ICMA) Principles.

Hasil penerbitan SDG Bond akan digunakan untuk mendukung program dan proyek berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, sesuai dengan kriteria Eligible SDGs Expenditures. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Pengakuan Internasional dan Lembaga Pemeringkat

Ketiga seri SUN tersebut telah memperoleh peringkat Baa2 dari Moody’s, BBB dari S&P, dan BBB dari Fitch, menandakan stabilitas dan kredibilitas utang Indonesia di mata global. Semua instrumen ini akan dicatatkan di Singapore Exchange (SGX-ST) dan Frankfurt Stock Exchange (FSE).

Menurut DJPPR, tingginya minat investor dipicu oleh fundamental ekonomi Indonesia yang kuat serta pengelolaan fiskal yang hati-hati.

“Pencapaian ini menegaskan dukungan luas dari berbagai basis investor internasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai penerbit kredibel di pasar global,” ujar DJPPR dalam pernyataannya.

Dikelola oleh Lembaga Keuangan Ternama

Dalam transaksi ini, BNP Paribas, Deutsche Bank, Goldman Sachs, Mandiri Securities, dan Morgan Stanley bertindak sebagai Joint Lead Managers. Sementara itu, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk menjadi Domestic Dealers. Deutsche Bank juga dipercaya sebagai Sustainable Structuring Coordinator untuk penerbitan SDG Bond tersebut.

Pemerintah menegaskan bahwa hasil dari penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, sekaligus mendukung agenda pembiayaan berkelanjutan yang menjadi prioritas pembangunan nasional.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #SUN #SuratUtangNegara #Kemenkeu #InvestasiGlobal #EkonomiIndonesia #Obligasi #PasarModal #SriMulyani #KeuanganNegara
Previous Post

Heboh! Ammar Zoni Transaksi Narkoba di Rutan Salemba

Next Post

Hati-Hati! Begini Cara Setan Menyusup ke Dalam Diri Kita

musa

musa

Related Posts

Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
evakuasi
Nasional

Bagian Pesawat ATR Ditemukan, Proses Evakuasi Masih Tertahan

19/01/2026
kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
Next Post
hati

Hati-Hati! Begini Cara Setan Menyusup ke Dalam Diri Kita

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.