Jurnal Pelopor — Pelatih Barcelona Hansi Flick akhirnya angkat bicara terkait konflik yang memanas antara mantan pelatih klub Xavi Hernandez dan presiden Barcelona Joan Laporta. Perseteruan tersebut kembali mencuat menjelang pemilihan presiden klub Catalan tersebut.
Meski demikian, Flick memilih untuk tidak memihak dalam konflik tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan yang terjadi antara Xavi dan Laporta merupakan urusan pribadi yang sebaiknya dijelaskan langsung oleh pihak yang bersangkutan.
“Itu adalah sesuatu yang harus dia katakan sendiri, bukan saya,” ujar Flick ketika ditanya mengenai kritik yang dilontarkan Xavi terhadap Laporta.
Fokus Bangun Tim Barcelona
Dalam kesempatan yang sama, Flick juga berbicara mengenai hubungannya dengan direktur olahraga Barcelona, Deco, yang belakangan juga menjadi sorotan terkait masa depannya di klub.
Pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa sejak pertama kali bergabung, ia merasa nyaman bekerja sama dengan Deco dan mantan pemain Barcelona Bojan Krkic dalam merancang masa depan tim.
Menurut Flick, mereka tidak hanya fokus pada skuad utama, tetapi juga memperhatikan perkembangan pemain muda dari akademi La Masia serta tim cadangan Barcelona.
“Kami menganalisis tim utama, pemain dari La Masia, dan tim cadangan. Kami memiliki ide yang sama dan sedang membangun tim untuk masa depan,” jelasnya.
Kritik Tajam Xavi kepada Laporta
Sebelumnya, Xavi Hernandez melontarkan kritik tajam terhadap Joan Laporta dalam sebuah wawancara dengan media Spanyol. Dalam wawancara tersebut, legenda Barcelona itu menuduh Laporta berbohong mengenai rencana pemulangan Lionel Messi ke Barcelona pada 2023.
Xavi mengungkapkan bahwa ia sempat menghubungi Messi setelah sang pemain membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Menurutnya, Messi saat itu menunjukkan ketertarikan untuk kembali ke klub yang membesarkan namanya.
“Leo sebenarnya sudah hampir kembali. Kami berbicara hingga Maret dan saya bahkan siap memberi tahu presiden jika dia memberi lampu hijau,” ungkap Xavi.
Namun menurut Xavi, rencana tersebut akhirnya gagal karena keputusan Laporta.
Messi Disebut Hampir Kembali
Xavi juga mengklaim bahwa proses kepulangan Messi sebenarnya sudah mendapatkan lampu hijau dari La Liga. Namun Laporta disebut menghentikan rencana tersebut.
Menurut Xavi, presiden Barcelona mengatakan bahwa jika Messi kembali ke klub, ia akan menghadapi konflik besar yang tidak ingin ia tanggung.
Legenda Barcelona itu bahkan mencoba menghubungi Messi kembali untuk menjelaskan situasi tersebut. Namun Messi tidak merespons panggilannya.
Xavi kemudian berbicara dengan ayah Messi, Jorge Messi, yang menyarankan agar ia langsung menanyakan situasi tersebut kepada presiden klub.
“Semua sebenarnya sudah siap. Itu akan menjadi ‘tarian terakhirnya’, seperti Michael Jordan,” kata Xavi.
Xavi Tegaskan Tak Akan Kembali ke Barcelona
Dalam wawancara yang sama, Xavi juga menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki rencana kembali ke Barcelona di masa depan, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Ia menegaskan bahwa masa baktinya di klub tersebut sudah selesai dan kini ia hanya ingin mengungkapkan apa yang menurutnya merupakan kebenaran mengenai situasi di balik gagalnya kepulangan Lionel Messi.
“Messi tidak kembali ke Barcelona karena Laporta tidak menginginkannya,” tegas Xavi.
Sementara itu, Hansi Flick kini memilih untuk fokus mempersiapkan Barcelona menghadapi Newcastle United dalam laga babak 16 besar Liga Champions, di mana klub Catalan berharap dapat melanjutkan catatan positif mereka saat menghadapi tim-tim asal Inggris.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







