Jurnal Pelopor – Surabaya kembali diguncang oleh kabar mengejutkan. Sebuah video viral yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa gudang milik CV Sentosa Seal, yang sebelumnya telah disegel oleh Pemerintah Kota Surabaya bersama pihak kepolisian, diduga masih beroperasi seperti biasa. Parahnya, segel yang dipasang di lokasi tampak telah dirusak.
Penyegelan sebelumnya dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Kapolres Tanjung Perak. Langkah itu diambil menyusul dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Namun, tak lama berselang, video lain muncul memperlihatkan kondisi gudang yang tidak lagi tersegel dan aktivitas produksi yang kembali berjalan. Hal ini langsung memunculkan tanda tanya besar: siapa yang berani merusak segel resmi dari pemerintah?
Publik pun mulai berspekulasi dan merasa kecewa. Banyak warga Surabaya yang mempertanyakan integritas penegakan hukum di kota mereka. Melalui berbagai platform media sosial, mereka meminta agar tindakan tegas segera diambil terhadap pelaku perusakan segel serta perusahaan yang tetap nekat beroperasi meskipun proses hukum sedang berjalan.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Pemkot Surabaya maupun pihak kepolisian terkait dugaan pelanggaran lanjutan ini. Keheningan dari otoritas hanya memperbesar kecurigaan dan memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang ada.
Bagi sebagian warga, kasus ini mencerminkan lemahnya pengawasan serta kurangnya ketegasan dalam menindak pelanggaran hukum yang nyata. Mereka berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret. Apalagi, jika benar gudang tersebut kembali beroperasi usai segel dilepas secara ilegal, maka ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Surabaya.
Kini, masyarakat menunggu penjelasan resmi dan kejelasan tindakan hukum. Transparansi dan akuntabilitas sangat dibutuhkan agar kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dan aparat hukum tetap terjaga.
Sumber: Seputar Indonesia
Baca Juga:
Juara Tanpa Target, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:







