Jurnal Pelopor – Kejutan besar kembali terjadi di panggung tertinggi Eropa. Raksasa Italia, Inter Milan, harus mengubur impian mereka di Liga Champions setelah ditumbangkan oleh wakil Norwegia, Bodo/Glimt, pada Rabu (25/2/2026) dini hari WIB.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di San Siro (Giuseppe Meazza), Nerazzurri gagal membalikkan keadaan dan justru kembali menelan kekalahan.
Laporan Pertandingan: Inter Milan 1-2 Bodo/Glimt
Inter Milan memasuki laga ini dengan beban berat setelah kalah 1-3 pada leg pertama. Alih-alih melakukan remontada, skuad asuhan Simone Inzaghi justru kesulitan menembus pertahanan disiplin tim tamu.
Momen Penting Laga
-
Babak I: Inter mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Peluang emas didapat Davide Frattesi lewat sundulan di menit ke-27, namun gawang Bodo/Glimt tetap perawan hingga turun minum.
-
Menit 58 (Gol Hauge): Petaka bermula bagi Inter di babak kedua. Jens Petter Hauge sukses menyambar bola rebound untuk membawa Bodo/Glimt unggul 1-0.
-
Menit 68 (Sial bagi Akanji): Manuel Akanji hampir menyamakan kedudukan, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang.
-
Menit 72 (Gol Evjen): Bodo/Glimt menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat sepakan Hakon Evjen yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Inter.
-
Menit 76 (Gol Bastoni): Inter sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Alessandro Bastoni dalam situasi sepak pojok, namun gol tersebut tidak cukup untuk membangkitkan asa.
Hasil Agregat Akhir
Inter Milan 2-5 Bodo/Glimt (Leg I: 1-3 | Leg II: 1-2)
Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Luis Henrique, Barella, Zielinski, Frattesi, Dimarco; Thuram, Esposito.
Bodo/Glimt (4-3-3): Haikin; Sjovold, Bjortuft, Gundersen, Bjorkan; Evjen, Berg, Brunstad Fet; Blomberg, Hogh, Hauge.
Analisis: Bodo/Glimt, Sang Penakluk Raksasa
Kemenangan ini menegaskan status Bodo/Glimt sebagai “Giant Killer” di Liga Champions musim 2025/2026. Setelah sebelumnya menyingkirkan Manchester City dan Atletico Madrid, kini giliran Inter Milan yang menjadi korban kedisiplinan taktik klub asal Norwegia tersebut.
-
Faktor Kekalahan Inter: Absennya penyelesaian akhir yang klinis dan rapuhnya transisi bertahan saat menghadapi serangan balik cepat Bodo/Glimt.
-
Pencapaian Sejarah: Ini merupakan pertama kalinya Bodo/Glimt berhasil melaju jauh di fase gugur Liga Champions dengan menumbangkan tiga klub besar Eropa secara beruntun.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







