• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Sadis! Jet Tempur Myanmar Serang Pasar, Puluhan Warga Tewas

Serangan udara junta Myanmar tewaskan 32 warga sipil di Mawchi, Karenni, menambah kelamnya perang saudara sejak 2021.

musa by musa
21/08/2025
in World
0
Myanmar
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Konflik bersenjata di Myanmar terus memasuki babak paling kelam. Pada Minggu (17/8/2025), junta militer meluncurkan serangan udara mematikan ke sebuah desa yang menjadi pusat pasar rakyat di Kota Mawchi, Negara Bagian Karenni (Kayah). Sedikitnya 32 warga sipil tewas, termasuk anak-anak dan perempuan.

Serangan ini terjadi di tengah semakin brutalnya perang saudara yang berlangsung sejak kudeta militer pada Februari 2021. Kota Mawchi, yang terkenal sejak era kolonial karena tambang timah dan tungsten, saat ini dikuasai oleh pasukan perlawanan lokal.

“Mawchi punya tambang, jadi banyak orang datang ke sini untuk berdagang. Junta berusaha menghancurkan kehidupan sosial ekonomi kota ini dan meneror rakyat,” ujar U Banyar, Sekretaris Kedua Dewan Eksekutif Sementara Negara Bagian Karenni (IEC), dikutip dari The Irrawaddy, Rabu (20/8/2025).

Korban Didominasi Warga Sipil

Serangan udara junta menghantam saat warga tengah beraktivitas di pasar. Berdasarkan laporan IEC, korban jiwa terdiri dari:

  • 8 perempuan (termasuk 2 anak-anak)
  • 18 laki-laki
  • 6 jenazah yang kondisinya rusak parah hingga tidak dapat diidentifikasi

Selain korban tewas, terdapat 5 orang luka-luka, termasuk seorang perempuan dan empat laki-laki. Serangan ini disebut sebagai yang paling mematikan di wilayah Karenni sejak pecahnya konflik.

Serangan Berlanjut di Hari Berikutnya

Tidak berhenti pada Minggu, jet tempur junta juga melanjutkan pemboman pada Selasa pagi (19/8/2025). Namun, hingga kini jumlah korban dari serangan susulan tersebut belum dapat dikonfirmasi.

“Ini adalah pola teror sistematis yang dilakukan junta terhadap warga sipil,” tegas U Banyar.

Menurut catatan IEC, sebelum pembantaian ini, telah terjadi 14 serangan udara di Mawchi sepanjang 2025, dengan tiga serangan pada bulan lalu saja yang menewaskan 11 warga sipil.

Desakan Terhadap ASEAN dan PBB

IEC mendesak masyarakat internasional, termasuk ASEAN dan PBB, untuk segera bertindak terhadap kekejaman junta Myanmar. Mereka menuntut diakhirinya kejahatan terhadap warga sipil dan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang.

Myanmar dalam Kekacauan Pasca-Kudeta

Myanmar telah berada dalam kekacauan politik sejak militer menggulingkan pemerintahan sipil terpilih yang dipimpin Aung San Suu Kyi pada Februari 2021. Sejak itu, militer menghadapi perlawanan sengit dari berbagai kelompok, termasuk:

  • Kelompok Etnis Bersenjata, seperti:
    • Tentara Arakan (AA)
    • Tentara Aliansi Demokrasi Nasional Myanmar (MNDAA)
    • Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA)
  • Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF), sayap militer pro-demokrasi yang muncul sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap kudeta.

Kelompok-kelompok ini membentuk Aliansi Tiga Persaudaraan dan secara longgar bekerja sama untuk menentang kekuasaan militer pusat dan memperjuangkan otonomi yang lebih luas.

Krisis Kemanusiaan Semakin Dalam

Serangan terbaru ini menambah panjang daftar pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan junta Myanmar. Ribuan warga sipil telah tewas sejak kudeta, dan jutaan lainnya mengungsi, baik di dalam negeri maupun ke negara tetangga, termasuk ke wilayah perbatasan Indonesia di ASEAN.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #MyanmarCrisis #PerangSaudara #JuntaMiliter #Karenni #Mawchi #PrayForMyanmar #HumanRights
Previous Post

Sukabumi Geger, Balita Tewas Tubuhnya Dipenuhi Cacing

Next Post

Terseret Kasus Korupsi! Lisa Mariana Bingung Dipanggil KPK

musa

musa

Related Posts

israel
World

Negara Arab Ngamuk! Israel Caplok Tepi Barat Milik Negara.

17/02/2026
eropa
World

Eropa Paling Ramah Libur, Pekerja Dapat 33 Hari Cuti

19/01/2026
greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
Next Post
lisa

Terseret Kasus Korupsi! Lisa Mariana Bingung Dipanggil KPK

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.