• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Rokok Ilegal Disikat, Purbaya Gandeng Menko Polkam

Menkeu Purbaya menggandeng Menko Polkam perketat penindakan rokok ilegal, menyasar dugaan beking kuat yang merugikan negara.

musa by musa
28/01/2026
in Jurnal
0
purbaya
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang selama ini dinilai merugikan negara dan mencederai keadilan pelaku usaha. Ia menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago untuk memperkuat penindakan, terutama karena kuatnya dugaan adanya “bekingan” yang membuat praktik rokok ilegal terus bertahan di lapangan.

Rokok Ilegal dan Kerugian Negara

Rokok ilegal bukan sekadar persoalan pelanggaran cukai. Praktik ini berdampak langsung pada penerimaan negara, terutama dari sektor cukai hasil tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang anggaran. Selain itu, rokok ilegal juga menciptakan persaingan tidak sehat bagi industri rokok legal yang mematuhi aturan dan membayar pajak secara penuh.

Purbaya menilai bahwa upaya penindakan selama ini sering kali tidak maksimal. Bukan karena kurangnya regulasi, melainkan karena adanya perlindungan atau “bekingan” tertentu yang membuat para produsen dan pengedar rokok ilegal seolah kebal hukum.

Koordinasi dengan Menkopolkam

Dalam pertemuannya dengan Menkopolkam, Purbaya menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan aparat penegak hukum menjadi kunci untuk memutus mata rantai perlindungan yang selama ini dinikmati para pelaku rokok ilegal.

Kesepakatan itu membuka jalan bagi operasi penindakan yang lebih kuat. Aparat seperti kepolisian dan TNI akan dilibatkan secara langsung dalam penggerebekan maupun pengawasan. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap tidak ada lagi ruang aman bagi pelaku maupun pihak yang selama ini melindungi mereka.

Menghadapi ‘Bekingan’ di Lapangan

Purbaya secara terbuka menyebut bahwa informasi dari lapangan menunjukkan keberadaan pihak-pihak yang membekingi bisnis rokok ilegal. Meski tidak merinci siapa dan dari mana asalnya, ia menegaskan bahwa keterlibatan aparat keamanan bertujuan untuk membuat para “bekingan” tersebut mundur.

Menurutnya, penindakan yang setengah hati hanya akan memperpanjang masalah. Karena itu, langkah bersama ini dirancang agar memiliki efek jera, baik bagi pelaku utama maupun pihak yang selama ini berada di belakang layar.

Pendekatan Tegas, Tapi Terukur

Meski membawa pendekatan keras, Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini tetap mengedepankan hukum dan prosedur. Penindakan tidak dilakukan secara serampangan. Semua langkah akan berdasarkan bukti dan mekanisme yang sah.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kepercayaan publik. Ketika masyarakat melihat pemerintah serius menindak rokok ilegal, kepercayaan terhadap negara akan meningkat. Selain itu, industri rokok legal pun akan merasa dilindungi dari praktik curang yang selama ini merugikan mereka.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Perang melawan rokok ilegal jelas bukan perkara mudah. Jaringan distribusi yang luas, permintaan pasar, dan dugaan keterlibatan oknum tertentu menjadi tantangan besar. Namun, kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan Kemenko Polkam menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak lagi ingin bermain aman.

Langkah ini juga menjadi pesan bahwa negara hadir untuk melindungi kepentingan bersama. Bukan hanya soal pemasukan, tetapi juga soal keadilan hukum. Kini, publik menanti apakah kerja sama ini benar-benar mampu mematahkan kekuatan “bekingan” dan membawa perubahan nyata di lapangan.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #RokokIlegal #Purbaya #PenegakanHukum #PenerimaanNegara #Cukai #PolitikKeamanan #BeritaNasional
Previous Post

Dapur MBG Karangploso Dukung Gizi Masyarakat

Next Post

Mental! PSG dan Real Madrid Gagal 8 Besar, Arsenal Menggila

musa

musa

Related Posts

sudan
World

Sudan Sekarat! Kelaparan Akut Kini Meluas ke Darfur Utara.

07/02/2026
china
World

AS & China Bersatu Lawan 35 Negara di KTT Spanyol.

07/02/2026
pandji
Nasional

10 Jam Diperiksa Polisi, Begini Kata Pandji Pragiwaksono

07/02/2026
msf
World

Rumah Sakit MSF Dibom, Perang Sudan Selatan Kian Brutal

06/02/2026
genosida
Nasional

Pakai KUHP Baru, Genosida Israel Dilaporkan ke Kejagung

06/02/2026
hector souto
Olahraga

Tak Mau Disanjung, Hector Souto Serahkan Panggung ke Pemain

06/02/2026
Next Post
real madrid

Mental! PSG dan Real Madrid Gagal 8 Besar, Arsenal Menggila

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.