• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Business

Rekening Karyawan Dipakai Sembunyikan Dana Triliunan

PPATK menemukan aliran dana Rp12,49 triliun diduga dari omzet ilegal sektor tekstil yang disamarkan lewat rekening karyawan.

musa by musa
30/01/2026
in Jurnal
0
rekening
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan serius terkait dugaan penyembunyian omzet bernilai fantastis di sektor perdagangan tekstil. Dalam hasil analisis terbarunya, PPATK menemukan aliran dana hingga Rp12,49 triliun yang diduga berasal dari aktivitas penjualan ilegal dan disamarkan melalui rekening karyawan maupun rekening pribadi. Temuan ini menambah daftar panjang praktik kejahatan keuangan yang memanfaatkan celah sistem dan relasi kerja untuk mengaburkan jejak transaksi.

Modus Rekening Karyawan: Praktik Lama dengan Skala Baru

Dalam praktiknya, modus yang digunakan terbilang klasik, namun dijalankan dengan skala yang jauh lebih besar. Pihak tertentu diduga memanfaatkan rekening karyawan aktif untuk menerima pembayaran hasil penjualan. Cara ini membuat transaksi tampak seperti aktivitas keuangan perorangan biasa, sehingga luput dari pantauan awal sistem perbankan.

Rekening karyawan digunakan secara masif dan terstruktur. Akibatnya, omzet perusahaan tidak tercatat secara resmi dan berpotensi menghindari kewajiban pajak. Bagi karyawan, posisi mereka sangat rentan. Banyak yang tidak memahami sepenuhnya risiko hukum yang mengintai ketika rekening pribadi dipakai untuk transaksi bisnis ilegal.

Dampak terhadap Negara dan Sistem Keuangan

Penyembunyian omzet dengan nilai triliunan rupiah jelas berdampak luas. Negara berpotensi kehilangan penerimaan pajak dalam jumlah besar. Lebih dari itu, praktik semacam ini merusak integritas sistem keuangan nasional, karena dana ilegal bercampur dengan transaksi legal sehari-hari.

PPATK menilai, pola ini tidak hanya terjadi di satu sektor. Namun, kasus di perdagangan tekstil menjadi contoh nyata bagaimana sektor riil dapat disusupi praktik keuangan ilegal jika pengawasan internal dan eksternal lemah.

Peran PPATK dan Kolaborasi Antar Lembaga

Sebagai lembaga intelijen keuangan nasional, PPATK terus memperkuat kerja sama lintas institusi. Kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak menjadi salah satu kunci dalam menelusuri aliran dana dan mengamankan potensi penerimaan negara. Dalam periode 2020 hingga Oktober 2025, kerja sama ini berhasil mengamankan penerimaan negara senilai puluhan triliun rupiah.

Sepanjang 2025 saja, ratusan hasil analisis dan pemeriksaan telah dihasilkan. Nilai transaksi yang dianalisis mencapai ratusan triliun rupiah, mencerminkan kompleksitas dan besarnya tantangan kejahatan keuangan di Indonesia.

Sisi Lain: Penurunan Judi Online

Di tengah temuan besar tersebut, ada sisi positif yang patut dicatat. Untuk pertama kalinya, transaksi keuangan terkait perjudian online mengalami penurunan signifikan. Sepanjang 2025, nilai perputaran dana judi online tercatat menurun sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya bersama pemerintah, otoritas, dan sektor swasta mulai membuahkan hasil. Selain berdampak pada stabilitas keuangan, langkah ini juga penting untuk melindungi masyarakat dari dampak sosial ekonomi judi online.

Tantangan Pelaporan Transaksi Mencurigakan

Meski demikian, PPATK menyoroti masih adanya ketimpangan dalam pelaporan transaksi keuangan mencurigakan. Banyak laporan justru berasal dari transaksi berisiko rendah, sementara transaksi berisiko tinggi belum seluruhnya terdeteksi. Kondisi ini menuntut perbaikan kualitas pelaporan, bukan sekadar peningkatan jumlah laporan.

Sinergi yang lebih kuat dan berkelanjutan antara PPATK, pihak pelapor, asosiasi, serta lembaga pengawas menjadi kebutuhan mendesak agar sistem pencegahan kejahatan keuangan berjalan lebih efektif.

Pelajaran bagi Dunia Usaha dan Pekerja

Kasus rekening karyawan ini menjadi peringatan keras bagi dunia usaha dan para pekerja. Transparansi, kepatuhan, dan literasi keuangan menjadi benteng utama agar tidak terjerumus dalam praktik ilegal. Bagi karyawan, memahami risiko penggunaan rekening pribadi adalah bentuk perlindungan diri.

Di sisi lain, bagi negara, pengungkapan ini menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan dan menutup celah yang selama ini dimanfaatkan. Pertanyaannya kini, apakah temuan ini akan menjadi titik balik dalam membersihkan praktik keuangan ilegal, atau justru hanya puncak gunung es dari masalah yang lebih besar?

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PPATK #KejahatanKeuangan #OmzetIlegal #IndustriTekstil #PencucianUang #TransaksiMencurigakan #PenegakanHukum
Previous Post

Kasus Es Gabus Berujung Penahanan Prajurit TNI

Next Post

Bendungan Raksasa Madagaskar Jebol, Ribuan Rumah Terancam

musa

musa

Related Posts

msf
World

Rumah Sakit MSF Dibom, Perang Sudan Selatan Kian Brutal

06/02/2026
genosida
Nasional

Pakai KUHP Baru, Genosida Israel Dilaporkan ke Kejagung

06/02/2026
hector souto
Olahraga

Tak Mau Disanjung, Hector Souto Serahkan Panggung ke Pemain

06/02/2026
final
Olahraga

Tembus Final! Timnas Futsal Indonesia Masuk Elite Asia

06/02/2026
bil gates
World

Bill Gates di Klaim Penyakit Menular, Mantan Istri Angkat Bicara

05/02/2026
doj
World

Epstein Files Ditarik Mendadak, Kesalahan DOJ Picu Amarah

05/02/2026
Next Post
bendungan

Bendungan Raksasa Madagaskar Jebol, Ribuan Rumah Terancam

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.