Jurnal Pelopor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketegasan dirinya bukanlah sekadar gaya bicara di atas panggung. Ia membantah julukan “Rambo Podium” yang kerap disematkan kepadanya, terutama oleh pihak-pihak yang meragukan ketegasannya ketika lembaga hukum bertindak. Prabowo menegaskan, penegakan hukum di era pemerintahannya berjalan sesuai aturan dan melalui lembaga resmi, bukan karena kemauan pribadi.
Komitmen Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Dalam pidatonya saat puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum secara adil. Ia meminta para pelaku usaha patuh pada aturan, membayar pajak tepat waktu, dan tidak mencoba mengakali negara. Menurutnya, masyarakat kini semakin cerdas dan tidak ingin kembali dipermainkan oleh pihak yang berusaha menghindari kewajiban.
Ajak Pelanggar Kembali ke Aturan
Prabowo juga menyinggung mereka yang pernah terlibat masalah hukum. Ia menegaskan bahwa jalan terbaik adalah kembali pada aturan, termasuk membayar kewajiban yang tertunggak kepada negara. Baginya, pembangunan nasional tidak bisa dilakukan hanya dengan wacana. Ia menyindir kelompok yang hanya membuat keributan tanpa memberikan kontribusi nyata.
Masyarakat Dinilai Semakin Kritis
Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa rakyat kini mampu membedakan pemimpin yang bekerja dan yang hanya “omon-omon”. Ia menegaskan bahwa negara membutuhkan kerja konkret untuk membangun rumah, sekolah, dan infrastruktur, bukan sekadar retorika.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







