Jurnal Pelopor — Tim Yamaha memutuskan absen pada hari kedua tes resmi MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (4/2). Keputusan ini diambil setelah mesin V4 mengalami gangguan teknis yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pembalap. Yamaha pun memilih langkah konservatif dengan menghentikan seluruh aktivitas lintasan.
Absennya Yamaha langsung menjadi sorotan karena tes Sepang merupakan fase krusial dalam pengembangan motor jelang musim baru. Terlebih, Yamaha sedang berada dalam masa transisi besar setelah meninggalkan mesin inline-four dan mulai serius mengembangkan V4.
Hari Pertama Sudah Penuh Masalah
Masalah Yamaha sebenarnya sudah muncul sejak hari pertama tes. Fabio Quartararo mengalami kecelakaan di Tikungan 5 dan mengalami patah jari tangan. Insiden itu memaksanya menepi dan otomatis absen pada hari kedua.
Situasi tersebut membuat Yamaha kehilangan salah satu pembalap utamanya dalam pengumpulan data. Namun, menurut Direktur Teknis Yamaha Max Bartolini, kecelakaan Quartararo tidak berkaitan dengan masalah mesin yang muncul kemudian.
Mesin V4 Jadi Sumber Kekhawatiran
Pada hari kedua, fokus Yamaha sepenuhnya tertuju pada mesin V4 yang menunjukkan perilaku tidak normal. Bartolini mengungkapkan bahwa motor sempat berhenti di lintasan, tetapi tim belum menemukan penyebab pasti dari masalah tersebut.
Meski Yamaha memiliki dugaan awal, mereka memilih tidak memaksakan motor kembali ke trek. Faktor keselamatan menjadi alasan utama, bukan hanya bagi pembalap Yamaha, tetapi juga pembalap lain yang berada di lintasan yang sama.
Keselamatan Lebih Penting dari Data
Bartolini menegaskan keputusan mundur diambil setelah mempertimbangkan seluruh risiko. Yamaha ingin memahami masalah secara menyeluruh sebelum kembali menguji motor.
Menurutnya, mengumpulkan data memang penting, tetapi tidak sebanding dengan risiko teknis yang belum dipahami sepenuhnya. Yamaha memilih menahan diri, meski itu berarti kehilangan satu hari berharga dalam jadwal tes.
Harapan Kembali di Hari Ketiga
Yamaha masih berharap bisa kembali turun lintasan pada hari ketiga tes MotoGP Sepang. Saat ini, tim teknis masih menunggu jawaban dan arahan dari pabrikan Yamaha di Jepang terkait solusi yang akan diterapkan.
Jika masalah bisa diatasi dalam waktu singkat, Yamaha berencana kembali menguji mesin V4. Namun, hingga keputusan final diambil, Yamaha belum memberikan kepastian apakah mereka benar-benar akan tampil pada hari terakhir tes.
Alarm Dini Menuju MotoGP 2026
Masalah di Sepang ini menjadi sinyal bahwa perjalanan Yamaha bersama mesin V4 belum sepenuhnya mulus. Di satu sisi, keputusan mundur menunjukkan kehati-hatian. Di sisi lain, waktu persiapan yang semakin sempit bisa menjadi tantangan serius menjelang MotoGP 2026.
Menurutmu, apakah langkah aman Yamaha ini justru akan menyelamatkan mereka di musim depan, atau malah membuat mereka tertinggal dari rival?
Sumber: CNN Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







