• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Purbaya: Kebijakan BPJS Kesehatan Konyol dan Bikin Gaduh!

Menkeu Purbaya kritik penonaktifan mendadak 11 juta peserta BPJS PBI yang dinilai rugikan citra pemerintah tanpa sosialisasi matang.

musa by musa
10/02/2026
in Jurnal
0
purbaya
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meluapkan kekesalannya dalam rapat konsultasi bersama pimpinan DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Senin (9/2/2026). Kemarahan ini dipicu oleh kebijakan penonaktifan mendadak terhadap sekitar 11,01 juta peserta BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) per 1 Februari 2026.

Menkeu menilai langkah ini sangat konyol karena dilakukan tanpa sosialisasi yang matang, sehingga menimbulkan kegaduhan publik dan memperburuk citra pemerintah, padahal anggaran yang dikucurkan negara tetap stabil.

Anggaran Tetap, Tapi Kegaduhan Meningkat

Purbaya menegaskan bahwa Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran kesehatan yang sangat besar pada APBN 2026, yakni senilai Rp247,3 triliun, dengan alokasi khusus untuk PBI JKN sebesar Rp56,46 triliun.

Ia mempertanyakan mengapa dengan jumlah uang yang sama, koordinasi antar-lembaga (Kemensos, Kemenkes, dan BPJS Kesehatan) justru menghasilkan masalah di lapangan.

“Jangan sampai yang sudah sakit tiba-tiba begitu mau cek darah atau cuci darah, tiba-tiba enggak eligible (tidak berhak). Kan itu kayaknya kita konyol. Saya rugi di situ, uang keluar, image jelek jadinya. Pemerintah rugi dalam hal ini,” tegas Purbaya di hadapan anggota dewan.

Dampak Nyata: Pasien Cuci Darah Terancam

Kekhawatiran Menkeu terbukti di lapangan. Kasus mencuat ketika banyak pasien dengan penyakit kronis, seperti pasien gagal ginjal yang harus rutin cuci darah (hemodialisa), baru mengetahui status kepesertaan mereka nonaktif saat sudah berada di rumah sakit.

  • Skala Penonaktifan: 11,01 juta orang (sekitar 11% dari total 96,8 juta peserta PBI).

  • Tren Normal: Biasanya hanya sekitar 1 juta orang per bulan yang dinonaktifkan untuk pembaruan data.

  • Risiko Medis: Penundaan tindakan cuci darah bagi pasien gagal ginjal dapat berakibat fatal, mulai dari sesak napas akut hingga kematian.

Tiga Usul Perbaikan dari Menkeu

Guna meredam situasi, Menkeu Purbaya memberikan tiga masukan utama agar kejadian serupa tidak terulang:

  1. Sosialisasi Bertahap: Jika ada penghapusan data, masyarakat harus diberi waktu transisi 2 hingga 3 bulan sebelum statusnya benar-benar dinonaktifkan.

  2. Sistem Notifikasi Otomatis: Begitu nama seseorang masuk daftar coret, sistem harus langsung mengirimkan pemberitahuan agar warga bisa bersiap secara mandiri.

  3. Validasi yang Manusiawi: Pembersihan data (DTSEN) memang perlu agar tepat sasaran, namun tidak boleh mengorbankan warga yang sedang dalam perawatan medis darurat.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah dikabarkan akan segera melakukan reaktivasi otomatis bagi sekitar 106.000 peserta yang memiliki kondisi kesehatan serius agar tetap bisa mendapatkan layanan medis dalam masa transisi tiga bulan ke depan.

 

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #MenkeuPurbaya #BPJSKesehatan #DPRRI #KesehatanPublik #AnggaranNegara #BeritaNasional
Previous Post

Usai Keliling Eropa, John Herdman Balik ke RI Tanpa Nama Baru?

Next Post

Raja Juli Antoni: Tangkap Aktor di Balik Kematian Gajah Riau!

musa

musa

Related Posts

indonesia
Nasional

Kecam Israel, Indonesia Bersatu dengan Aliansi Negara Muslim.

10/02/2026
Raja Juli Antoni
Nasional

Raja Juli Antoni: Tangkap Aktor di Balik Kematian Gajah Riau!

10/02/2026
john herdman
Olahraga

Usai Keliling Eropa, John Herdman Balik ke RI Tanpa Nama Baru?

10/02/2026
ronaldo
Olahraga

“The Last Dance”: Beckham Ingin Duetkan Messi dan Ronaldo.

10/02/2026
negara
Nasional

PP 48/2025: Negara Berhak Sita Tanah Terbengkalai!

09/02/2026
rusia
World

Penembak Jenderal Rusia Tertangkap di Dubai!

09/02/2026
Next Post
Raja Juli Antoni

Raja Juli Antoni: Tangkap Aktor di Balik Kematian Gajah Riau!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.