• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo Sebut Lumpur Bencana Sumatera Punya Nilai Ekonomi

Prabowo ungkap lumpur pascabencana Aceh diminati swasta, hasil normalisasi sungai dinilai punya nilai ekonomi.

musa by musa
02/01/2026
in Nasional
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  –  Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa material lumpur hasil penanganan bencana di Sumatera, khususnya di wilayah Aceh, ternyata diminati oleh pihak swasta. Lumpur tersebut berasal dari proses pembersihan permukiman warga serta pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan akibat bencana alam.

Informasi itu disampaikan Prabowo setelah menerima laporan langsung dari para kepala daerah saat melakukan kunjungan dan rapat terbatas di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Dalam laporan tersebut, pemerintah daerah menyebut adanya ketertarikan pihak swasta untuk memanfaatkan lumpur hasil normalisasi sungai dan lahan pertanian.

“Gubernur melaporkan ke saya ada pihak-pihak swasta yang tertarik. Mereka bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana, tidak hanya di sungai, tapi juga di sawah dan sebagainya. Silakan, ini saya kira bagus sekali,” ujar Prabowo.

Daerah Dipersilakan Menjual Lumpur ke Pihak Swasta

Prabowo menegaskan, pemerintah pusat membuka ruang bagi pemerintah daerah jika ingin menjual material lumpur tersebut kepada pihak swasta. Menurutnya, langkah itu tidak hanya membantu percepatan normalisasi sungai, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi langsung bagi daerah terdampak.

“Nanti juga bermanfaat itu kalau lumpurnya ada swasta yang mau beli. Ya monggo silakan, hasilnya langsung dinikmati oleh daerah-daerah,” kata Prabowo.

Ia menilai, kebijakan tersebut bisa menjadi dorongan semangat bagi kepala daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Selain mengurangi beban penanganan material sisa bencana, daerah juga memperoleh pemasukan tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk pemulihan infrastruktur dan sosial.

Normalisasi Sungai Jadi Prioritas Pascabencana

Pernyataan Prabowo disampaikan beriringan dengan persetujuannya terhadap usulan normalisasi sungai pascabencana di Aceh. Normalisasi ini direncanakan dilakukan mulai dari muara sungai melalui jalur laut, sebagai solusi atas pendangkalan sungai yang terjadi secara masif.

Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah, termasuk kementerian terkait dan TNI, untuk mengerahkan kemampuan maksimal dalam menangani dampak bencana.

“Pokoknya kita kerahkan semua upaya kita. Jangan salah langkah, ini pekerjaan besar,” tegas Prabowo.

Usulan Normalisasi Lewat Jalur Laut

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan agar normalisasi sungai di Aceh dilakukan melalui jalur laut. Menurutnya, metode ini lebih efektif untuk menjangkau muara sungai yang mengalami pendangkalan parah, seperti Sungai Tamiang.

Sjafrie menjelaskan, normalisasi akan dilakukan melalui dua kegiatan sekaligus, yakni pendalaman sungai dan pengangkutan alat berat langsung melalui laut. Dengan cara ini, kapal pengangkut tidak perlu membawa alat berat melalui jalur darat yang sulit dan memakan waktu.

“Kita lakukan dua kegiatan sekaligus. Pendalaman sungai dan pembersihan kayu serta material lainnya dengan alat berat yang langsung masuk dari laut,” jelas Sjafrie.

Operasi Skala Besar di Sejumlah Wilayah Aceh

Rencana tersebut tidak hanya akan diterapkan di Aceh Tamiang, tetapi juga di daerah lain seperti Bireuen dan wilayah terdampak lainnya. Sjafrie menegaskan, TNI siap melaksanakan operasi skala besar untuk memastikan akses sungai kembali normal dan risiko bencana lanjutan dapat diminimalkan.

Dengan kombinasi normalisasi sungai dan pemanfaatan lumpur bernilai ekonomi, pemerintah berharap penanganan pascabencana di Sumatera bisa berlangsung lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Prabowo #Aceh #Pascabencana #Lumpur #Investasi #NormalisasiSungai
Previous Post

Bali Diserbu 6,9 Juta Turis Asing Sepanjang 2025

Next Post

Hati-hati! 5 Kesalahan Ini Membuat Kulkas Boros Listrik

musa

musa

Related Posts

kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
mark-up
Nasional

Prabowo Murka, Bongkar Dugaan Mark-Up Energi

13/01/2026
banjir
Nasional

Banjir Rendam Jakarta, Sejumlah Ruas Tol Macet Panjang

13/01/2026
balikpapan
Nasional

RDMP Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Ditarget Nol

13/01/2026
ronald
Nasional

Timothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Kripto

12/01/2026
Next Post
listrik

Hati-hati! 5 Kesalahan Ini Membuat Kulkas Boros Listrik

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.