• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo Pernah Jadi Pasien Dr. Mahar, Begini Ceritanya

Presiden Prabowo kenang pernah jadi pasien Prof. Dr. Mahar Mardjono saat resmikan gedung layanan terpadu RSPON Jakarta Timur.

musa by musa
27/08/2025
in Nasional
0
dr mahar
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kisah pribadi yang cukup unik saat menghadiri peresmian gedung layanan terpadu dan Institut Neurosains Nasional di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Dr. Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025). Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa ia pernah menjadi pasien langsung dari Dr. Mahar Mardjono—ahli neurologi yang kini namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit tersebut.

“Saya punya suatu kebanggaan khusus karena kebetulan saya sempat kenal dengan Profesor Dokter Mahar Mardjono. Saya sempat jadi pasien sebentar lah, namanya tentara pernah kecelakaan berapa kali,” ujar Prabowo.

Ia mengenang momen saat dirinya menjalani pemeriksaan otak oleh sang profesor.

“Jadi sempat otak saya diperiksa oleh beliau. Diketok-ketok di sini, dan di sana saya kenal Profesor Mardjono,” kenangnya sambil menunjuk kepalanya.

Mahar Mardjono, Dokter Pejuang yang Diakui Prabowo

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti sosok Mahar Mardjono bukan hanya sebagai dokter, tetapi juga pejuang yang turut mengangkat senjata di masa perjuangan kemerdekaan.

“Angkatan ’45 banyak sekali dokter yang memimpin, bahkan yang menjadi jenderal dokter-dokter medis, medikal dokter. Kita mengenang Jenderal Ibnu Sutowo, kita mengenang Jenderal Arie Sudewo, mereka semua pejuang,” jelas Prabowo.

Menurutnya, para dokter di era itu bukan hanya menjalankan profesi medis, tetapi juga menjadi pemimpin perjuangan di medan tempur.

Harapan untuk RSPON: Jadi Pusat Unggulan Dunia

Peresmian gedung baru ini bukan hanya soal perluasan fasilitas. Prabowo berharap RSPON bisa menjadi lebih dari sekadar rumah sakit, melainkan juga pusat pendidikan dan penelitian saraf dan otak yang bertaraf internasional.

“Rumah sakit ini bukan hanya tempat layanan, tapi juga pusat pendidikan dan penelitian untuk dokter spesialis di bidang saraf dan otak. Kita yakin bahwa rumah sakit ini, pusat penelitian ini, bisa menjadi center of excellence,” tegasnya.

Didukung Kolaborasi Internasional

Prabowo juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap keterlibatan National Institute of Health (NIH) dari Amerika Serikat yang memiliki perwakilan dan terlibat dalam riset di RSPON.

“Mereka juga ikut dalam penelitian di sini. Jadi ini sesuatu yang patut kita bangga, berarti kita mampu juga berbuat dengan tingkat dan standar terbaik di dunia,” katanya.

Penutup: Bukti Komitmen pada Kesehatan dan Pendidikan

Dengan peresmian gedung layanan dan Institut Neurosains Nasional RSPON ini, Prabowo menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan fasilitas kesehatan berkualitas dan penelitian kedokteran di Indonesia. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pelayanan medis dan pendidikan spesialis agar Indonesia mampu menghasilkan tenaga medis bertaraf global.

RSPON Dr. Mahar Mardjono kini tidak hanya menjadi pusat pengobatan otak nasional, tetapi juga simbol perjuangan dan kemajuan ilmu kedokteran di Indonesia.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PrabowoSubianto #RSPON #MaharMardjono #Kesehatan #Neurologi #Jakarta #BeritaNasional
Previous Post

Mendikdasmen Usulkan PIP untuk TK Rp450 Ribu per Siswa

Next Post

November 2025, DPR Hentikan Tunjangan Rumah Rp50 Juta

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
dpr

November 2025, DPR Hentikan Tunjangan Rumah Rp50 Juta

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.