• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengacara Tom Lembong Walk Out Gara-Gara Saksi Fiktif?

Sidang Tom Lembong di Tipikor ricuh, tim kuasa hukum walk out usai pembacaan keterangan saksi yang tak hadir secara langsung.

musa by musa
18/06/2025
in Nasional
0
pengacara
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Suasana persidangan mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mendadak tegang. Sidang yang semula berjalan normal berubah ricuh ketika tim kuasa hukum Tom memutuskan untuk walk out secara kolektif. Aksi ini dipicu oleh pembacaan keterangan saksi yang tidak hadir secara langsung dalam sidang.

Pemicu Walk Out: Saksi Rini Soemarno Tidak Hadir

Sumber keributan datang ketika jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan permohonan kepada majelis hakim untuk membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Rini Mariani Soemarno, mantan Menteri BUMN, yang tidak dapat hadir karena acara keluarga di Jawa Tengah. Tim kuasa hukum Tom langsung menyampaikan keberatan keras.

Pengacara Tom, Ari Yusuf Amir, menegaskan bahwa menurut Pasal 185 KUHAP, kesaksian yang sah adalah kesaksian yang diberikan langsung di persidangan.

“Dalam BAP, saksi bisa saja memberi keterangan dalam tekanan. Maka jika hanya dibacakan, ini berbahaya bagi keadilan,” ujarnya.

Namun majelis hakim yang dipimpin Dennie Arsan Fatrika memutuskan bahwa pembacaan tetap dilanjutkan. Keputusan ini membuat para pengacara Tom memilih keluar dari ruang sidang.

“Kalau begitu, kami tidak akan menghadiri pembacaan ini. Silakan majelis membacakan sendiri,” tegas Ari sebelum meninggalkan ruang sidang.

Persidangan Tetap Dilanjutkan Tanpa Pengacara

Kendati ditinggalkan tim kuasa hukum, sidang tetap berlanjut dengan pembacaan keterangan saksi oleh majelis hakim. Tom Lembong terlihat tenang dan memilih untuk tetap mengikuti persidangan tanpa didampingi pengacara. Ia hanya berkata singkat,

“Saya mengikuti penilaian dan keputusan Yang Mulia.”

Protes Lain: Kursi Jaksa dan Pengacara Tidak Setara

Sebelum walk out, Ari juga sempat menyampaikan protes yang tak biasa: perbedaan bentuk dan kualitas kursi antara jaksa dan tim pengacara.

“Lihat kursi jaksa, seperti singgasana. Kami duduk di kursi plastik. Ini bentuk ketidaksetaraan perlakuan di pengadilan,” katanya disambut sorak pendukung Tom di ruang sidang.

Ia juga mengkritik fasilitas teknis di ruang sidang, seperti layar LCD dan perangkat presentasi yang tidak bisa digunakan oleh pengacara karena kurangnya bantuan teknis dari pihak pengadilan.

“Kami harus menangani semuanya sendiri. Alatnya ada, tapi tidak tersedia untuk kami. Ini menunjukkan diskriminasi yang nyata,” ujar Ari dengan nada kecewa.

Menanggapi protes tersebut, hakim Dennie menjelaskan bahwa jenis kursi untuk pengacara bukan bentuk diskriminasi, melainkan hasil permintaan tim pengacara sendiri agar jumlah kursi mencukupi seluruh tim hukum yang cukup besar.

“Jika ingin dibagi kursi seperti jaksa, kami persilakan. Tapi tentu jumlahnya tidak sebanyak ini,” terang hakim.

Sidang Tetap Berlanjut, Tom Lembong Tertib Meski Tanpa Kuasa Hukum

Meski diwarnai kontroversi dan aksi walk out, sidang tetap berlangsung hingga akhir. Tom Lembong mengikuti jalannya pembacaan keterangan saksi tanpa membuat kegaduhan. Ia bahkan menunjukkan sikap menghormati keputusan majelis, berbeda dari tim hukumnya yang memilih angkat kaki.

Polemik ini menambah daftar panjang ketegangan dalam proses hukum kasus korupsi impor gula yang menyeret nama mantan pejabat tinggi negara tersebut. Perdebatan soal pembacaan BAP tanpa kehadiran saksi menjadi sorotan penting, karena menyangkut prinsip fair trial dan transparansi peradilan.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #TomLembong #Tipikor #SidangKorupsi #PengadilanJakarta #WalkOut #KuasaHukum #SaksiTakHadir #HukumIndonesia #Korupsi #JurnalPelopor
Previous Post

Batu Bara Dorong Ekonomi RI, Tapi Ancaman di Depan Mata!

Next Post

FDM #2: Pendidikan dan Organisasi, Dua Pilar Kesadaran Manusia

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
organisasi

FDM #2: Pendidikan dan Organisasi, Dua Pilar Kesadaran Manusia

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.