• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah: Fokus Transportasi Nasional, Bukan Gerbong Perokok

Menko IPK AHY tegaskan prioritas pemerintah pada konektivitas transportasi nasional, bukan gerbong khusus perokok di KAI.

musa by musa
25/08/2025
in Nasional
0
Pemerintah: Fokus Transportasi Nasional, Bukan Gerbong Perokok
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memperkuat konektivitas transportasi nasional, bukan penyediaan gerbong khusus perokok seperti yang sempat diusulkan oleh seorang anggota DPR RI.

Pernyataan ini disampaikan AHY dalam keterangan pers di Jakarta, sebagai tanggapan atas usulan kontroversial dari Anggota DPR, Nasim Khan, dalam rapat bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) beberapa waktu lalu.

“Isu gerbong perokok bukanlah prioritas pemerintah. Fokus kami adalah bagaimana seluruh wilayah Indonesia dapat terhubung dengan lebih cepat, terjangkau, dan merata,” tegas AHY.

Konektivitas sebagai Fondasi Pembangunan

AHY menekankan bahwa penguatan konektivitas transportasi menjadi fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. Saat ini, pemerintah tengah menyusun peta jalan transportasi nasional yang bertujuan menciptakan sistem transportasi yang inklusif dan bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat.

“Dengan konektivitas yang baik, kita bisa membuka titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dan mempercepat pengembangan wilayah secara merata,” ujar AHY.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan transportasi multimoda, yang mengintegrasikan jalur darat, laut, udara, dan kereta api, menjadi salah satu pilar utama dalam perencanaan pemerintah.

TOD dan Komitmen terhadap Lingkungan

Dalam konteks perencanaan jangka panjang, AHY juga menyoroti pentingnya pengembangan Transit Oriented Development (TOD) – sebuah konsep yang menekankan pada integrasi antara kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.

Konsep TOD dinilai mampu mendorong efisiensi transportasi dan menekan emisi karbon, sejalan dengan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan lingkungan dan upaya global mengatasi krisis iklim.

“Setiap proyek transportasi harus memperhatikan aspek keberlanjutan karena perubahan iklim adalah tantangan serius yang kita hadapi bersama,” ungkap AHY.

Transportasi Umum Tetap Bebas Asap Rokok

Sejalan dengan pernyataan pemerintah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga menegaskan komitmennya untuk tidak mengakomodasi wacana gerbong khusus merokok. Seluruh layanan kereta api akan tetap menjadi kawasan tanpa rokok (KTR) demi menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Allan Tandiono, turut menegaskan bahwa transportasi umum harus bebas dari asap rokok, sesuai dengan regulasi kesehatan yang berlaku.

“Lingkungan bebas asap rokok di transportasi umum adalah hak seluruh penumpang, dan itu tidak bisa ditawar,” tegas Allan.

Penutup

Dengan berbagai langkah konkret ini, pemerintah menunjukkan arah kebijakan transportasi nasional yang jelas dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Fokus pada integrasi, inklusivitas, dan keberlanjutan menjadi landasan utama dalam membangun sistem transportasi modern dan berdaya saing, jauh dari wacana sempit seperti penyediaan gerbong perokok yang justru dapat mengganggu kenyamanan publik.

Sumber: Merdeka.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AHY #TransportasiNasional #Konektivitas #KAI #GerbongPerokok #Infrastruktur #Pemerintah #NasimKhan #KeretaApi #BeritaNasional
Previous Post

Ducati Rp Miliaran Noel Ebenezer Disita KPK, Pakai Pelat Ilegal

Next Post

RUU Haji & Umrah: DPR Setuju Tim Petugas Daerah Tak Lagi Ada

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
RUU Haji & Umrah: DPR Setuju Tim Petugas Daerah Tak Lagi Ada

RUU Haji & Umrah: DPR Setuju Tim Petugas Daerah Tak Lagi Ada

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.