Jurnal Pelopor – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyalakan kembali semangat kader dalam Apel Kader Gerindra se-Jawa Tengah, Minggu (18/5/2025). Di hadapan ribuan kader, bupati, dan wali kota se-Jateng, Muzani menyampaikan satu pesan tegas: jangan kecewakan kepercayaan rakyat!
Ia mengingatkan bahwa kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 bukan sekadar hasil kampanye, tapi buah dari kerja keras dan kepercayaan rakyat. Maka, menurutnya, sudah menjadi tanggung jawab seluruh kader untuk membalas kepercayaan itu dengan kerja nyata di lapangan.
“Kita menang karena rakyat percaya. Sekarang tugas kita adalah menjaga kepercayaan itu. Jangan sampai ada kader atau kepala daerah yang lalai dan membuat rakyat kecewa,” ujar Muzani penuh semangat.
Program Pro-Rakyat Harus Dijalankan, Bukan Hanya Dikumandangkan
Muzani menjelaskan bahwa janji-janji politik Prabowo—seperti penghapusan kemiskinan, peningkatan pendidikan, dan kesejahteraan rakyat—sudah mulai dijalankan lewat berbagai program pemerintah. Tapi semua itu hanya akan berhasil jika kader di daerah juga ikut mengawal dan menjalankannya dengan tulus.
“Presiden kita tidak tinggal diam. Semua program pro-rakyat sudah digulirkan. Sekarang, tinggal bagaimana kita di bawah ikut memastikan semuanya berjalan dengan baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Meski Dilarang Serukan Dua Periode, Semangat Harus Tetap Menyala
Menariknya, Muzani juga mengungkap bahwa Prabowo sempat meminta para kader untuk tidak buru-buru bicara soal dua periode. Tapi, Muzani menekankan bahwa keinginan rakyat untuk melihat Prabowo menjabat lebih lama bisa diwujudkan kalau kader bekerja sungguh-sungguh, tanpa banyak retorika.
“Betul, Pak Prabowo bilang jangan bicara dua periode dulu. Tapi bukan berarti kita lemas. Justru kita harus kerja keras sekarang, biar rakyat sendiri yang minta beliau lanjut,” tegasnya, disambut tepuk tangan kader.
Jabatan Itu Amanah, Bukan Alat Kekuasaan
Dalam pesannya yang menyentuh, Muzani juga mengingatkan agar para pejabat dari Gerindra tidak menjadi sombong dan tetap merendah. Jabatan, menurutnya, hanyalah alat untuk memperjuangkan kemakmuran rakyat.
“Kalau ada yang mulai lupa diri, ingatkan. Jangan sampai kekuasaan malah menjauhkan kita dari rakyat. Gunakan jabatan untuk bantu masyarakat kecil, bukan untuk kepentingan pribadi,” ucapnya serius.
Muzani menutup orasinya dengan menyerukan dukungan penuh kepada program-program pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo. Ia meminta seluruh kepala daerah Gerindra di Jawa Tengah untuk jadi ujung tombak implementasi kebijakan pro-rakyat.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







