Jurnal Pelopor – Manchester United kembali membuat keputusan besar di tengah musim. Klub raksasa Liga Inggris itu resmi memecat Ruben Amorim dari kursi manajer pada Senin, 5 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah performa Setan Merah terus mengecewakan dan gagal menunjukkan konsistensi di Liga Inggris.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen Manchester United belum mengumumkan siapa pelatih tetap yang akan menggantikan Amorim. Untuk sementara waktu, legenda klub Darren Fletcher ditunjuk sebagai caretaker guna menjaga stabilitas tim sebelum penunjukan manajer anyar.
Rentetan Hasil Buruk Jadi Pemicu Pemecatan
Pemecatan Ruben Amorim tidak datang secara tiba-tiba. Dalam lima laga terakhir Liga Inggris, Manchester United hanya mampu meraih satu kemenangan. Sisanya berakhir dengan tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Hasil tersebut jelas tidak sejalan dengan target klub yang ingin kembali bersaing di papan atas.
Laga terakhir melawan Leeds United menjadi titik kritis. Bermain di bawah tekanan, MU hanya mampu bermain imbang 1-1. Performa tim dinilai stagnan, minim kreativitas, dan rapuh dalam menjaga konsistensi permainan selama 90 menit.
Selain faktor teknis, hubungan Amorim dengan manajemen klub juga dikabarkan memburuk. Perbedaan pandangan terkait kebijakan transfer dan pengembangan tim menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusan pemecatan.
Darren Fletcher Jadi Caretaker Sementara
Untuk mengisi kekosongan, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai manajer sementara. Penunjukan ini diharapkan mampu menjaga ruang ganti tetap kondusif, sekaligus memberi waktu bagi manajemen untuk menentukan sosok yang tepat sebagai pelatih tetap.
MU disebut sangat berhati-hati kali ini. Dalam beberapa tahun terakhir, klub terlalu sering memecat manajer, yang berdampak langsung pada membengkaknya anggaran pesangon. Karena itu, proses seleksi pelatih baru dipastikan berlangsung ketat dan penuh pertimbangan.
Xavi Hernandez Kembali Masuk Radar
Nama Xavi Hernandez kembali mencuat sebagai kandidat kuat. Pelatih asal Spanyol itu saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Barcelona. Xavi dinilai cocok dengan filosofi jangka panjang MU, terutama dalam pengembangan pemain muda.
Pengalamannya membawa Barcelona menjuarai LaLiga musim 2022/2023 menjadi nilai jual utama. Selain itu, Xavi dikenal berani memberi kesempatan pemain muda tampil di tim utama, sesuatu yang dibutuhkan MU saat ini.
Zinedine Zidane, Nama Besar yang Selalu Dikaitkan
Zinedine Zidane juga kembali dikaitkan dengan Manchester United. Mantan pelatih Real Madrid itu memiliki reputasi luar biasa berkat sederet trofi bergengsi. Namun, Zidane disebut masih ragu menerima tawaran dari Old Trafford.
Zidane kabarnya lebih memprioritaskan kursi pelatih timnas Prancis. Ia juga disebut khawatir reputasinya tercoreng jika gagal di MU, mengingat sejumlah pelatih top sebelumnya mengalami nasib serupa.
Edin Terzic, Opsi Muda dan Menjanjikan
Nama terakhir yang masuk radar adalah Edin Terzic. Mantan pelatih Borussia Dortmund ini dikenal sebagai pelatih muda dengan pendekatan modern. Kesuksesannya bersama Dortmund membuat MU tertarik menjadikannya proyek jangka panjang.
Meski begitu, Terzic belum memiliki pengalaman sebagai pelatih utama di Liga Inggris. Ia hanya pernah berkiprah sebagai asisten pelatih di West Ham United, yang menjadi salah satu pertimbangan manajemen MU.
Dengan berbagai opsi yang tersedia, Manchester United kini dihadapkan pada keputusan krusial. Apakah mereka akan memilih nama besar, pelatih muda potensial, atau kembali mengambil risiko? Menurut Anda, siapa sosok paling tepat untuk membangkitkan Setan Merah?
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







