Lamongan – Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 kembali menggema di langit Lamongan melalui gelaran Turnamen Futsal PDPM CUP 2025 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lamongan pada Minggu, 7 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Pra-Rapimda serta wadah silaturahmi bagi kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai cabang se-Daerah Lamongan.
Turnamen yang berlangsung di Lamongan Sport Center (LSC) tersebut menghadirkan antusiasme luar biasa dengan keikutsertaan 21 tim dari berbagai cabang. Para peserta menunjukkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan sportivitas yang menjadi nilai khas Pemuda Muhammadiyah. Suasana kompetitif namun tetap hangat terlihat sejak para peserta memasuki arena pertandingan hingga peluit pertandingan pembuka dibunyikan.

Ketua PDPM Lamongan, Husnul Abid Saputra, secara resmi membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelaksanaan PDPM CUP tidak hanya menjadi ajang meriah dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113, namun juga sarana memperkuat jaringan silaturahmi antar-kader Pemuda Muhammadiyah di seluruh cabang. Lebih jauh, ia berharap turnamen ini menjadi ruang pengembangan bakat di bidang olahraga futsal serta dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan skala yang lebih besar dan lebih profesional.
“Turnamen ini bukan hanya untuk memeriahkan Milad Muhammadiyah, tetapi juga bentuk nyata dari upaya memperkuat solidaritas kader dan memberikan ruang bagi potensi anak-anak muda Muhammadiyah,” tegasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Sekretaris Panitia Milad 113 PDM Lamongan, Ikfti Zainal. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada PDPM Lamongan atas terselenggaranya turnamen ini. Ia berpesan agar seluruh kader Pemuda Muhammadiyah terus semangat dalam berorganisasi, menjaga kebersamaan, dan menunjukkan sportifitas selama bertanding.
“Jaga kekompakan dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Semoga acara ini berjalan aman dan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya PDPM CUP 2025, harapan besar muncul bahwa kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sekaligus ruang konsolidasi bagi Pemuda Muhammadiyah Lamongan. Selain memperkuat fisik dan mental, turnamen ini juga mempererat hubungan antarcabang sehingga memperkuat gerakan kepemudaan Muhammadiyah di daerah.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







