• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Abdul Mu’ti Tegas, 1.500 SPPG Terancam Berhenti Total.

Abdul Mu’ti ungkap 1.500 SPPG dievaluasi, program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan demi kualitas dan kesehatan generasi.

musa by musa
13/04/2026
in Jurnal
0
Menteri Abdul Mu’ti Tegas, 1.500 SPPG Terancam Berhenti Total.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini tengah dievaluasi karena tidak memenuhi standar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, sebagian di antaranya terancam dicabut izinnya. Meski begitu, pemerintah memastikan program unggulan ini tetap berjalan sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat dan kuat.

Evaluasi Ketat demi Kualitas Program

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa evaluasi ini dilakukan secara serius oleh Badan Gizi Nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pelaksana program MBG menjalankan tugasnya sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, tidak semua SPPG mampu memenuhi standar pelayanan, baik dari sisi kualitas makanan, distribusi, maupun pengelolaan program. Oleh karena itu, pemerintah tidak ragu mengambil tindakan tegas, termasuk penghentian operasional bagi pihak yang tidak patuh.

Ia menekankan bahwa program MBG bukan sekadar program bantuan biasa, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Program Tetap Jalan dan Terus Disempurnakan

Meski ada evaluasi besar-besaran, Abdul Mu’ti memastikan bahwa program MBG tidak akan dihentikan. Sebaliknya, program ini akan terus berjalan dan diperbaiki secara bertahap.

Ia mengakui masih ada kekurangan dalam implementasi di lapangan. Namun, pemerintah memilih untuk melakukan penyempurnaan, bukan menghentikan program secara keseluruhan.

“Kalau ada yang kurang, kita perbaiki. Tapi yang sudah berjalan tetap kita lanjutkan dan tingkatkan,” tegasnya.

Pendekatan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program sambil memastikan kualitasnya semakin baik ke depan.

Jangkauan Luas, Sentuh Puluhan Juta Anak

Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 50 juta anak di seluruh Indonesia. Angka tersebut disebut mencapai lebih dari 90 persen dari total sasaran penerima program.

Capaian ini menjadi salah satu indikator bahwa program MBG memiliki dampak besar dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, terutama di usia sekolah.

Dengan cakupan yang luas, pemerintah berharap program ini dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Komitmen Bangun Generasi Sehat

Program MBG merupakan salah satu kebijakan prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan manusia sejak dini. Melalui asupan gizi yang cukup, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki daya saing global.

Ke depan, pemerintah akan terus memperketat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Evaluasi terhadap SPPG menjadi bagian dari langkah tersebut agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Kini, pertanyaannya: apakah evaluasi besar ini mampu memperkuat program MBG, atau justru membuka tantangan baru dalam pelaksanaannya di lapangan?

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #AbdulMuti #MBG #Gizi #Pendidikan #Indonesia #Kesehatan #BeritaNasional
Previous Post

Buntut Demo Narkoba, Kapolsek Dicopot Dan Kanit Ditangkap.

Next Post

11 WNI Diringkus Polisi Pulau Pinang, Terlibat Kasus Besar!

musa

musa

Related Posts

20 Tahun Jadi ‘Hantu’, Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.
Nasional

20 Tahun Jadi ‘Hantu’, Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.

13/04/2026
Buntut Demo Narkoba, Kapolsek Dicopot Dan Kanit Ditangkap.
Nasional

Buntut Demo Narkoba, Kapolsek Dicopot Dan Kanit Ditangkap.

13/04/2026
tenis
Olahraga

Indonesia Lolos Playoff, Janice Tjen dkk Ukir Sejarah Tenis Dunia

13/04/2026
wfh
Nasional

Dorong WFH, Bima Arya Sugiarto: Ada Misi Besar di Baliknya!

11/04/2026
tulungagung
Nasional

Breaking! OTT KPK di Tulungagung, Bupati Ikut Terseret

11/04/2026
gaya
Nasional

Gaya Baru Warteg Muncul, Warteg Lama Mulai Terhimpit!

11/04/2026
Next Post
11 WNI Diringkus Polisi Pulau Pinang, Terlibat Kasus Besar!

11 WNI Diringkus Polisi Pulau Pinang, Terlibat Kasus Besar!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.