Jurnal Pelopor – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, resmi melantik jajaran pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan tersebut digelar dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Sabtu (27/12/2025).
Sebanyak 25 kader ditetapkan sebagai pengurus inti DPD PDIP Jawa Tengah. Salah satu nama yang menyita perhatian publik adalah Diah Pikatan Orrisa Haprani, putri Ketua DPP PDIP Puan Maharani sekaligus cucu Megawati Soekarnoputri, yang dipercaya menduduki posisi strategis dalam kepengurusan baru.
Dolfie Palit Resmi Nahkodai PDIP Jateng
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Dolfie Othniel Frederic Palit ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Ia menggantikan kepengurusan sebelumnya setelah laporan pertanggungjawaban pengurus lama diterima secara resmi dalam forum Konferda.
Dolfie menyebut penunjukannya sebagai Ketua DPD merupakan penugasan langsung dari Megawati Soekarnoputri. Penetapan tersebut, kata dia, telah melalui sejumlah tahapan internal partai.
“Penugasan ini berdasarkan hasil psikotes dan keputusan rapat pleno DPP PDI Perjuangan,” ujar Dolfie di sela-sela kegiatan Konferda.
Ia menegaskan akan menjalankan amanat Ketua Umum untuk menjaga soliditas partai serta memperkuat kerja-kerja organisasi di tingkat daerah.
Anak Puan Maharani Jadi Wakil Ketua Bidang Pemerintahan
Nama Diah Pikatan Orrisa Haprani, yang akrab disapa Pinka, masuk dalam jajaran inti sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan. Penunjukan ini menjadi sorotan karena Pinka merupakan generasi ketiga keluarga Soekarno yang kini aktif di struktur strategis partai.
Pelantikan pengurus DPD PDIP Jawa Tengah ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional PDIP, di antaranya Puan Maharani, Hendrar Prihadi, serta Andika Perkasa, yang menunjukkan kuatnya perhatian DPP terhadap konsolidasi partai di Jawa Tengah.
Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Dolfie memastikan kepengurusan baru telah memenuhi syarat keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Dari total 25 pengurus, delapan di antaranya merupakan kader perempuan.
“Kepengurusan ini sudah memenuhi persyaratan keterwakilan perempuan. Ini merupakan komitmen partai dalam mendorong peran perempuan di struktur kepemimpinan,” tegasnya.
Komposisi tersebut dinilai selaras dengan garis kebijakan PDIP yang menekankan kesetaraan gender dalam pengambilan keputusan politik.
Tantangan Politik dan Pesan Megawati
Dalam arahannya, Megawati menekankan dua pesan utama kepada pengurus baru. Pertama, menjaga soliditas internal partai. Kedua, memperkuat kedekatan dengan rakyat.
“Pesan Bu Ketua Umum jelas, partai harus solid dan selalu dekat dengan rakyat,” kata Dolfie.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi PDIP Jawa Tengah ke depan. Menurutnya, perubahan peta politik nasional, dinamika sosial masyarakat, hingga pola komunikasi publik yang semakin digital menjadi pekerjaan rumah serius bagi kepengurusan baru.
“Situasi politik berubah, masyarakat juga berubah. Tantangan internal kami adalah memastikan kaderisasi tetap berjalan dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tutup Dolfie.
Dengan kepengurusan baru ini, PDIP Jawa Tengah diharapkan mampu menjaga statusnya sebagai salah satu basis kekuatan utama partai, sekaligus menjawab tantangan politik yang semakin kompleks ke depan.
Sumber: Kompas.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







