Jurnal Pelopor – Proses evakuasi jenazah pendaki Gunung Saeng di Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya berhasil dilakukan oleh tim SAR gabungan. Butuh waktu sekitar 12 jam untuk mengevakuasi jenazah dari medan curam dan ekstrem. Korban adalah Fahrul Hidayatullah alias Baim (18), warga Bangsalsari, Jember, yang dilaporkan terjatuh ke jurang sedalam 150 meter pada Kamis (1/5/2025).
Terjatuh ke Jurang, Jenazah Baru Teridentifikasi Sehari Setelah Kejadian
Kecelakaan tragis ini sempat membuat geger para pendaki dan warga sekitar. Tim SAR baru berhasil mengidentifikasi posisi jenazah pada Jumat (2/5), sehari setelah dilaporkan hilang. Sayangnya, sulitnya medan dan cuaca yang tak menentu menyebabkan jenazah tertahan di titik lokasi selama empat hari penuh.
Medan Ekstrem dan Cuaca Jadi Tantangan Utama
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Nur Hadi, menjelaskan bahwa evakuasi tak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan teknik dan peralatan khusus karena kondisi Gunung Saeng yang terjal dan licin. Proses dimulai sejak pukul 05.00 WIB, dengan tim SAR turun langsung ke lokasi menggunakan teknik tactical ascender untuk mengangkat jenazah dari dasar jurang.
“Alhamdulillah, perjuangan panjang ini akhirnya tuntas setelah jenazah korban berhasil kami evakuasi,” ujar Nur Hadi.
Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara
Setelah berhasil dievakuasi hingga ke Desa Sumber Waru, Kecamatan Binakal sekitar pukul 17.00 WIB, jenazah langsung dimasukkan ke ambulans dan dibawa ke RS Bhayangkara Bondowoso.
Musibah ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan dan persiapan matang sebelum mendaki.
Sumber: CNN Indonesia
Baca Juga:
Juara Tanpa Target, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:







